<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984</id><updated>2012-02-10T16:12:16.945+07:00</updated><title type='text'>REFLEKSI</title><subtitle type='html'>Perjalanan ke dalam diri</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3322095686203624291</id><published>2012-02-08T17:11:00.003+07:00</published><updated>2012-02-08T18:03:27.474+07:00</updated><title type='text'>Kisah nenek pencuri singkong dan Hakim Marzuki</title><content type='html'>Saya beberapa kali mencoba browsing internet mengenai sosok Hakim Marzuki yang bertugas di pengadilan Kab. Prabumulih Lampung. &lt;br /&gt;Sayang sekali, Saya tidak menemukannya. &lt;br /&gt;Kalian juga pasti penasaran menanggapi keingintahuan saya dalam mencari seperti apa sosok Hakim Marzuki itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari broadcast teman (vivie) yang menyebarluaskan tentang kisah ini. &lt;br /&gt;Seorang nenek tua yang harus tertunduk lesu dibangku terdakwa karena tuduhan telah mencuri singkong yang diperkarakan oleh PT. Andalas Kertas (Bakrie Group). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek ini berpendapat, ia mencuri karena hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. oleh karena itu ia terpaksa mencuri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Hakim yang menangani kasus ini,duduk tercengung menyimak tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Hakim ini menghela nafas. dia memutuskan diluar tuntutan jaska PU. &lt;br /&gt;Suasana hening. &lt;br /&gt;Ia berkata "maafkan saya" katanya sambil memandang nenek itu.&lt;br /&gt;"Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, Hukum tetap hukum. Jadi anda juga harus dihukum".&lt;br /&gt;"Saya mendenda anda 1 juta rupiah dan jika anda tidak mampu membayarnya maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun seperti tuntutan Jaksa PU".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim itu mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil &amp; memasukkan uang 1 juta rupiah ke topi toganya serta berkata kepada hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap org yang hadir diruang sidang ini sebesar 50 ribu rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya".&lt;br /&gt;"Sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai palu diketuk dan hakim itu meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5 juta rupiah, termasuk uang 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT Andalas kertas yang tersipu malu karena telah menuntutnya. &lt;br /&gt;Sayangnya kisah ini luput dari media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marzuki, nama Hakim berhati Mulia ini.Sungguh setelah membaca ini saya begitu kagum dengan beliau dan mulai mencari penelusuran mengenai profil Hakim Marzuki seperti apa. Keseharian, latar belakang keluarga, pendidikan, dll.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sejarah tiongkok mencatat nama Bao Zheng /Bao Qingtian yang lebih dikenal dengan julukan Hakim Bao, seorang hakim yang bekerja dengan adil, berani, dan berpegang pada kebenaran. Kecerdasan dan bakatnya membuat banyak orang kagum, Dia terkenal karena pendiriannya yang tak kenal kompromi terhadap korupsi diantara pejabat pemerintahan saat itu. Dia menegakkan keadilan bahkan menolak untuk tunduk pada kekuasaan yang lebih tinggi darinya bila itu tidak benar. &lt;br /&gt;Maka Indonesia mempunyai Hakim Marzuki.Nama ini seharusnya masuk dalam sejarah peradilan di Indonesia untuk menjadi contoh orang lain bagaimana seseorang mampu memberikan keadilan dalam kapasitas hukum yang tetap harus dijalankan untuk seseorang yang melakukan tindakan yang salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vie, tolong dishare juga ya ke pejabat-pejabat kita. Memang, bukan berarti semua pejabat yang duduk disana melakukan tindakan memalukan untuk bangsa kita. &lt;br /&gt;tolong sampaikan pesan saya juga untuk pejabat yang menangani kasus Wisma Atlet disana ya....;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, ketika besar nanti kamu bisa meneruskan pencarian Hakim Marzuki ini dan kamu dapat belajar tentang keadilan yang sebenarnya kepada Beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut... Top buat Hakim Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb. saya tak pernah berhenti berharap bahwa Bangsa ini akan kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Bhineka Tunggal Ika.dan pengamalan pancasila sila kedua masih tetap terus berkumandang.&lt;br /&gt;"Kemanusiaan yang adil dan beradab"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3322095686203624291?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3322095686203624291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/02/kisah-nenek-pencuri-singkong-dan-hakim.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3322095686203624291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3322095686203624291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/02/kisah-nenek-pencuri-singkong-dan-hakim.html' title='Kisah nenek pencuri singkong dan Hakim Marzuki'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1543551703106747722</id><published>2012-02-06T16:47:00.003+07:00</published><updated>2012-02-06T16:55:35.837+07:00</updated><title type='text'>Rumah Kita</title><content type='html'>Rumah ini berukuran tidak besar&lt;br /&gt;tetapi ini akan menjadi bagian perjalanan dalam hidup kami&lt;br /&gt;tempat kami terus menumbuhkan cinta&lt;br /&gt;tempat kami membina keluarga &lt;br /&gt;dan tempat kami berbagi suka dan duka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kami menempatinya&lt;br /&gt;saat aku masih bersamamu dalam satu raga &lt;br /&gt;satu wujud berumur  sepuluh minggu dalam janin &lt;br /&gt;dan tinggimu masih tiga koma tujuh centi meter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana kelak ketika kau hadir dalam dunia ini&lt;br /&gt;meramaikan rumah kita &lt;br /&gt;dengan canda dan celotehan-celotehan kecilmu&lt;br /&gt;ah sungguh aku ingin segera bernyanyi&lt;br /&gt;"tik...tik...tik...&lt;br /&gt;bunyi hujan diatas genting..."&lt;br /&gt;sambil mata kita memandang keluar &lt;br /&gt;menatapi hujan yang baru saja turun dari langit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rumah kita &lt;br /&gt;rumah tempat kita saling berbagi &lt;br /&gt;kemanapun kita pergi&lt;br /&gt;kesinilah tujuan terakhir kita untuk pulang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1543551703106747722?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1543551703106747722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/02/rumah-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1543551703106747722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1543551703106747722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/02/rumah-kita.html' title='Rumah Kita'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-7007887079249676431</id><published>2012-01-18T10:27:00.003+07:00</published><updated>2012-01-18T16:41:55.650+07:00</updated><title type='text'>Nak</title><content type='html'>Nak, Dunia ini memang penuh kebisingan dan keruwetan&lt;br /&gt;jangan pernah takut&lt;br /&gt;Ambillah waktu hening&lt;br /&gt;Supaya kehidupanmu berimbang &lt;br /&gt;Dalam keheningan kau juga bisa menemukan cinta&lt;br /&gt;Dan kaupun dapat menemukan Tuhan disana&lt;br /&gt;Karena Tuhan hadir dalam banyak rupa cinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, dunia ini bisa membuat kau bernyanyi &lt;br /&gt;Lihatlah teman-teman pengamen cilikmu &lt;br /&gt;yang bernyanyi dari bis ke bis &lt;br /&gt;Mereka bisa bersenandung;mengagungkan Tuhan&lt;br /&gt;Tanpa ketakutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, berbagilah dengan apa yang kau miliki&lt;br /&gt;Karena upahmu besar di surga &lt;br /&gt;Buatlah sekelilingmu tertawa &lt;br /&gt;dengan begitu kau bantu mereka &lt;br /&gt;Untuk sedikit melupakan beban hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, jalan hidup yang panjang &lt;br /&gt;membuat kau mengerti arti kebaikan dan tangisan &lt;br /&gt;Hapuslah air mata mereka &lt;br /&gt;Karena hidup ini harus kita syukuri &lt;br /&gt;Teruslah belajar &lt;br /&gt;Kami akan mendampingimu &lt;br /&gt;dan suatu hari kelak ada saatnya kami akan melepasmu&lt;br /&gt;Hingga dirasa inilah waktu untuk melepas&lt;br /&gt;Namun doa kami menyertai selalu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-7007887079249676431?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/7007887079249676431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/nak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7007887079249676431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7007887079249676431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/nak.html' title='Nak'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4222487316476162350</id><published>2012-01-17T14:22:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T14:26:04.536+07:00</updated><title type='text'>When God Made you</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-75zNUyoT0mY/TxUh0l52v0I/AAAAAAAAASI/yBv1NimiHO8/s1600/baby_sleep.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 233px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-75zNUyoT0mY/TxUh0l52v0I/AAAAAAAAASI/yBv1NimiHO8/s320/baby_sleep.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698498090918920002" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;When God made you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He must have been thinking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;About me&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4222487316476162350?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4222487316476162350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/when-god-made-you.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4222487316476162350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4222487316476162350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/when-god-made-you.html' title='When God Made you'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-75zNUyoT0mY/TxUh0l52v0I/AAAAAAAAASI/yBv1NimiHO8/s72-c/baby_sleep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3507213747079952920</id><published>2012-01-04T16:23:00.002+07:00</published><updated>2012-01-04T16:30:48.047+07:00</updated><title type='text'>3 Januari 2011</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-t47gdjzjagA/TwQbsw8h0qI/AAAAAAAAAR8/v-qDL9wt9_c/s1600/3.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 299px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-t47gdjzjagA/TwQbsw8h0qI/AAAAAAAAAR8/v-qDL9wt9_c/s400/3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5693706284770120354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3507213747079952920?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3507213747079952920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/3-januari-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3507213747079952920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3507213747079952920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2012/01/3-januari-2011.html' title='3 Januari 2011'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-t47gdjzjagA/TwQbsw8h0qI/AAAAAAAAAR8/v-qDL9wt9_c/s72-c/3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-8375098116733117277</id><published>2011-10-13T16:46:00.002+07:00</published><updated>2011-10-13T17:08:11.057+07:00</updated><title type='text'>Sore dan Kopi</title><content type='html'>Segelas kopi dengan bayangan dicangkir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku berbagi kisah tentang votingnya untuk pulau komodo &lt;br /&gt;tentang bagaimana provider yang sebagian besar dari negara luar indonesia, mencuri uang dari rakyat indonesia.&lt;br /&gt;Sisi melankolisnya berontak.  &lt;br /&gt;Juga tentang Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilanda kelaparan dan kekeringan. &lt;br /&gt;Untuk itulah, dia mewajibkan dirinya setiap hari melakukan sms untuk vote Pulau komodo sebagai New seven wonders.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mantan kekasih mengajakku bertemu. Tentunya sebagai sahabat. &lt;br /&gt;Aku menceritakan itu kepada kekasihku. &lt;br /&gt;Dia tidak menunjukkan keberatan seperti biasanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang sukses dan mapan saat ini &lt;br /&gt;boleh jadi seperti orang lain dihadapanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini, keruwetan-kerumitan kecil biasa datang &lt;br /&gt;Namun aku tetaplah Xena (the warrior princess) hihihihi... :)&lt;br /&gt;yang mencoba menikmati semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Bali yang diguncang Gempa 6.8 Sr&lt;br /&gt;Kabar duka yang menyedihkan buat indonesia. Buatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Toraja, aku masih menyimpan keinginan itu. &lt;br /&gt;Tunggu aku hingga saatnya tiba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-8375098116733117277?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/8375098116733117277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/sore-dan-kopi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8375098116733117277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8375098116733117277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/sore-dan-kopi.html' title='Sore dan Kopi'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6360606535911442269</id><published>2011-10-05T09:23:00.002+07:00</published><updated>2011-10-05T09:41:03.948+07:00</updated><title type='text'>Kisah Tart Moca dan Remang Lilin</title><content type='html'>Dalam remang cahaya lilin,&lt;br /&gt;tart mocca dan lilin berangka dua puluh delapan hadir untukku&lt;br /&gt;menjadi bukti bahwa kalian menyayangi aku.&lt;br /&gt;Goresan mocca di muka menjadi tanda sayangku untuk kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sharing, Pizza dan tawa.barangkali sudah biasa &lt;br /&gt;tapi menjadi luar biasa karena kalian &lt;br /&gt;Konfrensi kamar kost ini adalah kebersamaan kita. &lt;br /&gt;Terima kasih laskar xena &lt;br /&gt;Terima kasih tetap menjadi sahabat bagiku&lt;br /&gt;Doakan aku dengan bertambahnya usia, bukan hanya menambah satu angka menuju hari tua&lt;br /&gt;tetapi menjadi dewasa &amp; bijak dalam segala pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tergiang jelas dalam ingatanku &lt;br /&gt;waktu itu "dia" membisikkan kata &lt;br /&gt;"Beth menjadi tua adalah takdir, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih laskar xena &lt;br /&gt;Amienku untuk semua doa terbaik dari kalian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6360606535911442269?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6360606535911442269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/kisah-tart-moca-dan-remang-lilin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6360606535911442269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6360606535911442269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/kisah-tart-moca-dan-remang-lilin.html' title='Kisah Tart Moca dan Remang Lilin'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6710408069863856800</id><published>2011-10-03T09:11:00.002+07:00</published><updated>2011-10-03T09:21:14.952+07:00</updated><title type='text'>Karena hidup begitu berharga</title><content type='html'>Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;maka lakukan sekiranya sesuatu yang baik&lt;br /&gt;Jangan menunda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;Tertawalah, berbagilah kebahagiaan dengan yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;Maka aku akan terus mengandeng tanganmu&lt;br /&gt;melewati setiap kerikil kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;jangan pernah takut&lt;br /&gt;ada aku&lt;br /&gt;kita lewati masa depan ini bersama-sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;simpanlah ini dalam hatimu&lt;br /&gt;dia akan menjadi penawar hatimu&lt;br /&gt;ketika hatimu menjadi kelu karena cinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hidup begitu berharga&lt;br /&gt;Berbagilah cinta kepada sesamamu &lt;br /&gt;kepada aku, kamu, mereka, kalian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6710408069863856800?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6710408069863856800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/karena-hidup-begitu-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6710408069863856800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6710408069863856800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/10/karena-hidup-begitu-berharga.html' title='Karena hidup begitu berharga'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-5741673567373664859</id><published>2011-09-29T09:29:00.002+07:00</published><updated>2011-09-29T09:31:22.019+07:00</updated><title type='text'>Tape Recorder</title><content type='html'>Di persimpangan jalan, menuju bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tape Recorder ini untukmu, hadiah ulang tahunmu dari aku.Selamat ulang tahun ya” katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia sekali aku menerima ini. Alasannya ada dua. Pertama ini hadiah darimu. Dan kedua, hadiah ini adalah sebuah tape recorder. Ditambah sebuah kaset manis rekaman suaramu yang berbicara tentang awal hubungan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tape recorder ini akan membantu kamu menulis, membantu kamu untuk menuangkan apa yang ada di pikiranmu.Ia yang akan menjalin setiap kata menjadi tulisan.&lt;br /&gt;Kamu berbakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tape recorder ini masih ada di tanganku. &lt;br /&gt;Terbayang enam tahun lalu saat aku menerima ini darimu. Dari tape recorder ini aku menulis tentang hubunganku dengan dia sampai saat ini. Dari sebuah tape recorder inilah aku menjalankan job pertamaku sebagai penulis buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menemaniku berbicara dengan narasumber untuk buku yang aku tulis. Ia setia mendengarkan dan tak lupa menjadi pengingat atas setiap pertanyaan-pertanyaanku. &lt;br /&gt;Dan Kamu selalu siap menjadi editor buat tulisan-tulisanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih. &lt;br /&gt;Hadiah darimu lebih sangat berarti seiiring dengan kurun waktu yang kita lewati bersama &lt;br /&gt;Ketika tua kelak, kita akan melihat kembali tulisan-tulisan itu. &lt;br /&gt;Mendengarkan rekaman suaramu itu bersama dalam tangan yang saling menjabat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-5741673567373664859?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/5741673567373664859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/09/tape-recorder.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5741673567373664859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5741673567373664859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/09/tape-recorder.html' title='Tape Recorder'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3708046203710713653</id><published>2011-09-16T15:12:00.005+07:00</published><updated>2011-09-16T15:21:06.101+07:00</updated><title type='text'>Surat Untuk Sahabat - Linda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-fvNKRDcrEzw/TnMF2ZkpfeI/AAAAAAAAARo/c78BEqo7KSw/s1600/IMG00820-20110914-2137.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-fvNKRDcrEzw/TnMF2ZkpfeI/AAAAAAAAARo/c78BEqo7KSw/s320/IMG00820-20110914-2137.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5652868389415779810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, seperti biasa.&lt;br /&gt;hal remeh temeh yang kami lakukan di ruang tv kost kami&lt;br /&gt;Mengobrol, bercanda, tertawa dan saling menjahili.&lt;br /&gt;Tapi ada sesuatu yang lain,yang tidak biasa adalah rencana kepergian salah satu teman kost kami. Linda nama sahabat kami. Dia memutuskan berpindah kerja ke kepulauan bangka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi mengenai Linda enam bulan lalu. Kebetulan saat itu dia baru diterima bekerja di kompleks perkantoran yang sama dengan saya. Linda menjadi salah satu teman perjalanan saya. Dalam enam bulan ini, kami telah bersama melakukan dua kali perjalanan. Yang pertama, dia menemani saya dalam pengalaman pertama saya bersnorkeling di pulau Tidung, kepulauan Seribu. &lt;br /&gt;Yang kedua, dia mau ringan tangan menjadi driver dalam perjalanan kami ke Ujung Genteng. Sebuah pengalaman perjalanan yang panjang karena memakan waktu sekitar sepuluh jam lamanya dari Jakarta menuju Ujung Genteng Sukabumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena kesamaan saya dan Linda yang hobi jalan dan berpetualang, Kami juga mempunyai mimpi yang sama, mendapat kesempatan menjadi seorang Trinity seperti dalam bukunya “The Naked Traveler”. Disamping itu kami lahir dibulan yang sama. Usia kami hanya beda terhitung hari.Kami hobi membaca pula. Bedanya saya lebih menyukai Buku yang tidak bersifat fiktif seperti Novel. Linda menyukai novel-novel manis dan menyorot sisi sosialis dan kemanusiaan. Begitulah kaum Libra jika menyentuh hal-hal yang melankolis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kemarin, Linda memesan Pizza hut delivery untuk kudapan kami malam itu. &lt;br /&gt;Dalam cengkrama yang mesra, suasana kekeluargaan yang hangat. Kami mengabadikan momentum ini dengan berfoto bersama. Acara diet Tuti dan Eva pun di toleransi mengingat mereka akan menghargai kenangan malam ini.Ida dan Eka menyumbangkan dirinya menjadi tukang jepret sebuah makna yang dinamai kenangan. Lina yang pendiam ikut tergelak tertawa untuk kenangan bersama ini, Friska yang asik cuci piring langsung lari menempati posisi berpose ketika terdengar teriakan satu,….dua….tiiiii…………. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caca ternyata telah tertidur lelap dikamarnya setelah menyelesaikan pekerjaan kantornya sore itu. Dan kamipun ikut meninggalkan kenangan untuknya dalam sepotong Pizza. &lt;br /&gt;Dan saya yang selalu berusaha untuk menjadi pendengar, pengamat dan pengingat yang baik untuk kenangan malam itu sehingga lahirlah embrio kenangan malam ini dalam bentuk tulisan. Sayang sekali Lia absen karena sore itu dia pergi dan tidak bermalam di kost ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ini bukanlah malam perpisahan kami. Ini menjadi malam kebersamaan kami. Sesampainya  di persinggahan barumu, teruslah mengingat kenangan malam itu.Menjadi Sahabat bukanlah perkara selalu ada bersama dengan kita. tetapi selalu mengingat dan ada bersama dalam hati meski terpisah oleh dimensi waktu dan ruang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;15 Sept 2011, menjelang siang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : Kalau pulau belitung punya “laskar pelangi”, boleh jadi kita adalah “Laskar Xena” dalam kost tercinta kita. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3708046203710713653?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3708046203710713653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/09/surat-untuk-sahabat-linda.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3708046203710713653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3708046203710713653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/09/surat-untuk-sahabat-linda.html' title='Surat Untuk Sahabat - Linda'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fvNKRDcrEzw/TnMF2ZkpfeI/AAAAAAAAARo/c78BEqo7KSw/s72-c/IMG00820-20110914-2137.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6524089039577759523</id><published>2011-08-26T11:15:00.003+07:00</published><updated>2011-08-26T11:22:54.756+07:00</updated><title type='text'>Bapak Tua Penjual kerupuk</title><content type='html'>Menepilah dahulu&lt;br /&gt;Setelah semua kerupuk yang kau jual&lt;br /&gt;belum pula dibeli orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menepilah dahulu, pak tua&lt;br /&gt;sebab hari kita masih panjang &lt;br /&gt;dan kita belum berjabat tangan pagi ini&lt;br /&gt;membicarakan tentang kicau burung dipagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menepilah dahulu, panjatkan doamu kepada Tuhan&lt;br /&gt;Biar apapun nanti yang kau hasilkan sepanjang hari&lt;br /&gt;Hatimu selalu bersyukur akan waktu yang telah terlewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menepilah, sebab semua telah Tuhan sediakan bagimu&lt;br /&gt;sehingga engkau tidak kekurangan apapun&lt;br /&gt;Meski matamu tidak dapat melihat &lt;br /&gt;Tetapi mata hatimua adalah cermin dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6524089039577759523?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6524089039577759523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/08/bapak-tua-penjual-kerupuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6524089039577759523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6524089039577759523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/08/bapak-tua-penjual-kerupuk.html' title='Bapak Tua Penjual kerupuk'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1131445445722025942</id><published>2011-08-16T15:53:00.004+07:00</published><updated>2011-08-16T16:11:58.884+07:00</updated><title type='text'>TIGA BULAN KOSONG "OPPS.....MAKSUDNYA APA TUH"</title><content type='html'>Rasanya waktu begitu cepat berlari.&lt;br /&gt;Sudah hampir tiga bulan ini saya melewatkan curhat-curhat saya bukan kepadamu.&lt;br /&gt;tapi kepada sahabat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Napak tilas tempat kenangan saya bersama ibu,Menginap di kost teman, ngobrol sampai jam tiga pagi, perang kentut dan hal-hal yang saya lewatkan dengan rasa haru dan bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Juni lalu, kesedihan tiba-tiba datang ketika saya berdiri ditempat yang dulu pernah saya datang bersama beliau, ibu saya terkasih.&lt;br /&gt;Terbayang ditempat itu kami mengobrol dan tertawa, makan KFC kesukaan kami, berbelanja bulanan untuk keperluan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16-17 juli lalu saya nyoba snorkeling pertama saya di pulau tidung, kepulauan seribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Agustus lalu, saya perang kentut dengan eka sitohang teman saya,di kostnya pula, sambil nonton DVD, meski dia selalu bertanya kepada saya mengenai jalan ceritanya. kalau kata atik sih, " kalau gak intelektual gak bisa nonton ini ka" hahaha...&lt;br /&gt;kami juga ikut-ikutan sahur, laper setelah ngobrol semalaman, bisa juga karena masuk angin, buktinya kami perang kentut *ngeles.com*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah 15 Agustus, dapatlah THR. Lumayan tadinya sudah saya anggarkan buat tambah-tambah ke toraja. berhubung banyak yang larang karena alasan*titttt...........sensor!!!* jadi buat saya mikir, pantes habis dapat THR langsung migrain.*loh...???*.hihihihi (yang ini bukan ngeles loh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Agustus, selain hari kemerdekaan, hari apa ya??? (mau tauuuuuuuuuuuuu aja)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutnya nanti ya kalau sudah resmi pengibaran bendera 17 agustusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1131445445722025942?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1131445445722025942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/08/rasanya-waktu-begitu-cepat-berlari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1131445445722025942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1131445445722025942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/08/rasanya-waktu-begitu-cepat-berlari.html' title='TIGA BULAN KOSONG &quot;OPPS.....MAKSUDNYA APA TUH&quot;'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4000753180008972678</id><published>2011-05-09T14:16:00.046+07:00</published><updated>2011-05-11T20:10:33.962+07:00</updated><title type='text'>BROMO ADVENTURE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-GFWV7JMx6t4/Tceywmnpo1I/AAAAAAAAANk/gOCYyR9gwhs/s1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GFWV7JMx6t4/Tceywmnpo1I/AAAAAAAAANk/gOCYyR9gwhs/s320/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604644809356190546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide perjalanan ke bromo ini sudah ada dalam rencana saya persisnya enam bulan yang lalu. Dua bulan yang lalu saya mengajak seorang kawan, Eka sitohang namanya. Planing awal adalah semarang, mengunjungi kota lama dikota itu,gayung bersambut. Satu bulan yang lalu, Muta, teman saya yang lain,bbm saya menginformasikan mau ikut ke semarang.2 Minggu yang lalu akhirnya saya putuskan untuk merubah planing dari kota lama di semarang menuju Bromo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omong-Omong  mulailah kita ngobrol mengenai perjalanan ke bromo, mulai dari transportasi, tugas dari masing-masing orang, sampai dana perjalanan. Perjalanan ini kami sepakat backpackeran, bermodalkan ransel dan dana seminim mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal perjalanan kami putuskan 21-24 April 2011. Kami memesan tiket kereta yang kebetulan hanya tersedia tiket  ekonomi karena Harkitnas, Jumat tanggal 22 libur.Delapan belas jam perjalanan sudah menanti perjalanan kita menuju stasiun baru kota malang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masalah rute perjalanan, semua menjadi tanggung jawab saya. Eka mengurus masalah dana yang terkumpul sampai dengan pengeluaran selama perjalanan.Sedangkan Muta yang kelihatan sangat manja saya tugaskan untuk mengurusi makan kita supaya tidak diketok harga disana, kalau bisa gratis dengan jurus rahasia muta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum hari H, saya sudah menginformasikan apa saja yang harus mereka bawa selama dalam perjalanan, maklum mereka belum pernah menjejakkan kaki ke dataran tinggi seperti puncak pegunungan.Ditambah saya pernah denger Eka dan Muta akan tetap eksis di bromo dengan berfoto ala model tarzan.Mereka akan tetap foto dengan baju tanktop atau sedikit terbuka. Alamak....mereka belum tahu dinginnya seperti apa disana.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jacket, sarung tangan, obat-obatan, sarung kaki, kaos, masker, topi dan kaca mata untuk melindungi mata dari pasir. Semua sudah terpacking dengan baik di ransel masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hari 1 – 21 April 2011 &lt;br /&gt;Muta datang ke kost saya di daerah meruya jam sembilan pagi. Sebelumnya saya belum tidur semalaman karena tidak bisa tidur atau terlalu excited,entahlah. Otomatis, kepala saya pusing dan akhirnya muntah pada pagi hari menjelang keberangkatan. Kita akhirnya berangkat jam sepuluh pagi. Janjian dengan Eka yang tinggal di bekasi untuk bertemu langsung di stasiun senen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan di jakarta agak macet sehingga kita hampir dua jam baru tiba di stasiun senen, Eka sudah menelpon saya terus menanyakan keberadaan kita selama perjalanan. Cerewet sekali dia. Kita yang belum makan pagi meminta eka untuk membelikan makanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Woi...lama amat sih, gw disini udah hampir satu jam” kata eka. Saya dan Muta senyum-senyum saja mendengar ocehan Eka. “Gak tau apa jakarta semacet apa?” kata saya. &lt;br /&gt;“Nih gw beliin nasi padang buat lo berdua” katanya.Alamak cuma satu bungkus. Bener-bener ngirit sekali atau Eka nya yang pelit, sementara dia sudah makan padang 1 porsi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di stasiun kita menunggu dua jam lagi keberangkatan kereta “Matarmaja” kita.  Saya dan Eka sudah jaga-jaga ke toilet dulu di ujung stasiun sebelum berangkat. Gak tahu nanti bagaimana kalau sampai buang hajat di toilet kereta. Waduh gak kebayang deh.  Disusul Muta yang minta ditemani Eka karena dia gak berani pergi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki kereta, kami mencari bangku kami sesuai nomor yang ada di tiket. Kebetulan bangku yang berhadapan dengan kami adalah bangku bapak tua dan keluarganya. Mungkin karena Bapak tahu kita berisik atau ingin bersatu dengan keluarganya yang lain, akhirnya dia menukar bangkunya dengan anak-anak muda yang akhirnya menjadi teman perjalanan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kereta banyak anak kecil yang menawarkan Kipas dari anyaman bambu seharga tiga ribu rupiah. Eka membeli satu. Tak ketinggalan sempat beradu ocehan si pedagang lainnya dengan eka karena masalah harga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman perjalanan kami itu adalah pemuda-pemuda yang polos dan pemalu. Muta mulai melakukan aksi pendekatan dengan orang baru. Banyak tanya-tanya dan kita saring lempar-lemparan cerita lucu. Eka jagonya. Tahu teman perjalanan kita sedang belajar bahasa inggris dasar, Eka langsung merampas bukunya. “sini, gw tanya ya, kl loe bisa jawab berarti lulus”. Dengan tampang polosnya itu dia meraba-raba jawaban yang dipertanyakan eka. Saya dan muta cengar-cengir saja melihat muka si pemuda polos tadi yang sampai sekarang belum saya tahu namanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, di samping bangku kami, ada juga pemuda-pemuda asal malang yang bekerja di jakarta. Mereka pulang kampung memanfaatkan Harkitnas rupanya. Kita sesekali menanyakan rute perjalanan ke mereka. Awalnya, lagi-lagi Muta yang melakukan pendekatan tersebut saat saya dan Eka turun membeli makan saat kereta berhenti di stasiun cirebon, sekitar jam 6 sore. Ketika kami naik ternyata Muta sudah asik ngobrol dengan salah satu dari rombongan arek malang tersebut. Hehehe, saya geleng-geleng kepala sudah, melihat tingkah muta dalam empat jam berjalanan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info dari Muta mereka anak-anak yang baik. Berpesan kepada kita supaya nanti setibanya di malang jangan bertanya ke sembarang orang, lebih baik ke satpam atau ibu-ibu. Kabar berita yang kami terima sebelumnya memang di Malang ada aksi penculikan 9 orang mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glek....Wah kami jadi semakin was-was mendengar itu. Apalagi saya, punya tanggung jawab moral karena saya yang mengajak mereka dalam perjalanan ini. Bagaimana nanti Babeh dan Nyaknya Muta nyang asli betawi tanya kesaya, menangis tersedu-sedu anaknye ilang di puun rambutan.eh salah,....dimalang. di lamunan saya juga terbayang orang tua eka yang asli batak mengumpat-ngumpat dalam bahasa batak menanyakan anak sulungnya yang berjualan beras, kini sudah tidak berjualan beras lagi karena di culik...oh tidak!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika saya langsung berdoa supaya perjalanan ini dilindungi Tuhan Yang Maha Esa. Sambil menghilangkan kebosanan, saya menyetel ipod milik pacar saya yang sengaja dipinjamkan supaya saya tidak jenuh dalam perjalanan. Teringat pesan-pesannya sebelum perjalanan saya. Untuk minum vitamin C sebelum perjalanan supaya saya tetap fit.Lagu iwan fals dari kesaksian, Bongkar, Sore di tugu tani, sampai Kereta tiba pukul berapa  menjadi teman perjalanan saya, sambil sesekali saya harus berbagi earphone dengan Muta untuk menghilangkan kejenuhan perjalanan yang panjang. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-VSeAZT7mE-s/TcehPXbcQHI/AAAAAAAAAKs/avfs6DdV-7E/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-VSeAZT7mE-s/TcehPXbcQHI/AAAAAAAAAKs/avfs6DdV-7E/s200/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604625546645094514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Eka bisa tidur di mana saja, dengan melipat-lipat badan dia dan urat kemaluan yang mungkin sudah putus, dia cuek dengan gayanya mencari tempat yang nyaman untuk tidur, saya dan Muta karena tidak enak dengan teman perjalanan kami yang juga berhadapan duduknya dengan kami ditambah tempat yang sempit, memilih tidur dalam duduk. Muta lebih asik menggelayut di pundak saya untuk tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hari 2 – 22 April 2011 &lt;br /&gt;Kondisi yang panas dan sering berhentinya kereta kami, membuat saya dan Muta sesekali terbangun dari tidur, sementara Eka mungkin sudah asik dengan mimpinya di Bromo.&lt;br /&gt;Tegal, Pekalongan, Semarangponcol, Solojebres, madiun, kertasono, kediri sudah terlewati. Sudah menjelang pagi, kami seketika lapar,Nah enaknya kereta ekonomi ini banyak juga pedagang yang lalu lalang dalam kereta meski waktu menunjukkan sudah dini hari.Pop mie dan kopi susu menjadi pengganjal perut lapar kami. Si Abang di sebrang melihat eka yang asik tidur bilang seperti ini      “ kayaknya si mbak ini pengganti calon mbah marijan deh” katanya menunjuk eka. &lt;br /&gt;Saya tertawa. “wah berarti mukanya keramat dong, hahaha...” kata saya &lt;br /&gt;“Tapi si mbak ini gak akan lulus jadi penggantinya mbah marijan.” katanya tenang &lt;br /&gt;“loh kenapa mas?”&lt;br /&gt;“loh si mbaknya ini ndak bisa bahasa jowo” katanya tertawa&lt;br /&gt;Gubrakkk!!!!! saya kira apa toh mas...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9ab_GtEndU8/TceiDdNgGqI/AAAAAAAAAK0/Id2D58l-rak/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9ab_GtEndU8/TceiDdNgGqI/AAAAAAAAAK0/Id2D58l-rak/s200/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604626441550437026" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-kjHAKesIa1I/TcenmP6hm2I/AAAAAAAAALE/DblkklBr0gE/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-kjHAKesIa1I/TcenmP6hm2I/AAAAAAAAALE/DblkklBr0gE/s200/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604632536834743138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Si mas ini ternyata ngantuk lagi,memilih tidur di bangku depan karena tempatnya diboikot Eka untuk tidue.Eka masih asik dengan tidurnya, sementara Muta yang bergantian dengan saya duduk di sisi pinggir supaya bisa menyender tertidur. Saya kembali memperhatikan kearah luar kereta, Matahari juga belum tampak rupanya, ah waktu masih menunjukkan jam 4 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar jam 7 pagi kereta kami sudah melewati blitar. Si mas yang bercanda dengan saya sudah turun di blitar, tidak sabar menemui istrinya.  Teman perjalanan kami juga sebelumnya sudah berhenti di semarang.  Perkiraan satu jam lagi kami tiba di stasiun baru kota malang. Eka dan Muta sudah terbangun dengan mata yang masih setengah mendelik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah mulai terasa ademnya nih, memang. Karena kita akan segera tiba di malang. Keretapun berhenti di stasiun terakhir tujuan kami. Sebelumnya kami sempat bertanya pada wong malang yang saya ceritakan tadi bekerja di jakarta. Kami menanyakan Gereja yang terdekat dari stasiun baru malang. Teman inipun menunjukkan arahnya ketika kita keluar dari stasiun. Baik sekali teman-teman yang kita jumpai dalam perjalanan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun berjalan sampai di alun-alun. Sempat bertanya dengan tukang becak arah gereja yang dapat kami temui. Berhubung sekarang hari ini Hari “Jumat Agung” dan kami sudah bernazar untuk tetap melakukan ibadah pada hari ini selagi kami masih di jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Malang, Gereja-gereja hanya mengadakan maksimal 2 kali kebaktian, pagi dan sore saja. Sementara Jakarta dalam 1 hari bisa 5-6 kali kebaktian. Karena kita tiba disana hampir jam 9, sementara 2 gereja yang kami datangi sudah memulai kebaktian pagi jam 6 atau jam 7.Kami akhirnya memutuskan makan dulu. Saya memilih rawon, Eka dan Muta saya lupa makan apa. Kelezatan rawon membuat saya tidak memikirkan hal lainnya lagi. Selesai makan tanpa sengaja kami menemukan Sebuah Gereja yang ternyata baru akan mulai kebaktian jam 10 pagi. Oh ya Muta yang Muslim memutuskan menunggu saya dan Eka beribadah di warung tadi kita makan. Selagi sempat bisa charge HP nya gratis.Maklum Muta harus tetap Eksis mengupdate statusnya di Facebook. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya dan Eka memasuki Gereja dengan tatapan orang-orang yang aneh. Atau cuma perasaan kita saja ya. Berhubung kita memakai atribut naik gunung. Mereka mungkin khawatir kami membawa bom bunuh diri kedalam gereja. Kebetulan ada toilet. Kami membersihkan diri dulu sebelum dimulaikan kebaktian. Mencuci Muka meskipun kami belum mandi dari kemarin. Pada akhirnya saya sempat terkantuk-kantuk selagi mendengarkan khotbah dari Pendeta.Eka asik berbbm dengan Muta untuk menghilangkan ngantuknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai Ibadah, kami menemui muta di warung makan tadi. Sekitar jam 1 siang kami menuju terminal Arjosari. Menempuh hampir 10 Menit dengan ongkos perorang 3000 rupiah saja.  Menaiki Bus ke Terminal Probolinggo menempuh sekitar 1,5 jam dengan biaya14 ribu/orang. Menuju Purbolinggo kita yang kepanasan di bus sempat membuat mood kita berubah. Eka Sempat marah-marah ke Muta karena rambutnya yang panjang menyentuh tangan dia yang lengket dengan keringat, Eka menyuruh untuk mengikat rambutnya muta supaya tidak nempel-nempel di lengan Eka. Saya yang duduk di ujung hanya melihat saja mereka berdua kesel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di Purbolinggo kita sudah dihampiri oleh banyak calo yang tahu kita akan menuju bromo. Sebenarnya berdasarkan hasil browsing informasi ke bromo, setahu saya ongkos menuju desa cemoro lawang hanya 25 ribu perorang. Tetapi karena sedari kami turun bis yang menuju cemoro lawang tidak ada lagi selain kita. Akhirnya kita putuskan juga berangkat hasil tawar-tawaran yang alot jadilah kami dipatok 50 ribu perorang, selain kami di depan terminal naik 2 bule cewek dari spanyol  yang ikutan bersama dengan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju desa Cemoro Lawang seperti menuju Puncak Bogor. Jalan Naik dan disisi kanan kiri banyak pohon-pohon besar. Sore itu Kabut sudah terlihat karena hujan rintik juga sudah turun. &lt;br /&gt;Nama supir kita Ferry, Orang jawa tapi dengan logat madura. Aneh kan. Dia juga lucu dan baik seringkali dia memandu kita memberi tahu menceritakan tempat-tempat yang kita lalui. Dia menceritakan ketika Bromo meletuskan lavanya. Sehingga banyak tumpukan pasir di tepi-tepi jalan. Dia bilang sekarang Bromo sudah aman. Kami lega jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir Maghrib, kami tiba di Desa Cemoro Lawang. Ferry menanyakan apakah kami akan menginap di hotel atau homestay. Kami memilih alternatif kedua mengingat dasar perjalanan kami adalah dana yang seminim mungkin. Hehehe... Turis Spanyol itu sengaja kita tawarkan tinggal dekat kita supaya mereka ada temannya, Toh kita juga sudah saling kenal selama di mobil tadi. Muta dan Eka terlalu exited ingin ngobrol dengan bule. Entahlah Apakah Rakyat Indonesia memang ramah atau norak-norak ya.Hehehe (Sssttt!!!....jangan keras-keras bacanya nanti ada yang denger).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami memutuskan tinggal di homestay yang ditawarkan ferry, katanya dia kenal sama pemiliknya. Harga yang dibuka sebelumnya adalah 100 ribu permalam, hanya hasil nego dari Muta (kali ini negosiasi dijalankan Muta, yang dengan bangga dia bilang berhasil menurunkan harga) menjadi 75 ribu. Semula kamar yang kita pilih adalah nomor 3, tapi Eka langsung menyuruh kita pindah ke nomor 1, Angka 3 sial menurut Eka. Hahaha, itu anak masih percaya saja sama mitos, pantes si mas di kereta bilang dia bisa jadi pengganti Mbah Marijan. Maaf Mbah sebaiknya penggantimu jangan Eka, bisa merusak nama baikmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berberes-beres dikamar, alamak....kasurnya dingin sekali, kami mendapat tambahan selimut dari pemilik Homestay. Selimut tambahan tadi  kita pakai untuk menjadi alas kasur supaya tidak terlalu dingin. Sekitar jam 7 malam, kami mencari makan malam, 500 meter dari homestay kami menemukan warung. Saya memesan nasi goreng, yang lainnya indomie dan nasi rames seingat saya. Kami terheran-heran melihat anak si  Pemilik warung rambutnya basah, katanya habis keramas. Kami tanyakan apakah malam-malam begini cuci rambut apa tidak dingin, mengingat rumahnya dibawah kaki gunung bromo? Anak kecil itu bilang katanya sudah terbiasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngobrol-ngobrol dengan si empunya warung, dia menawarkan sewa ojek yang bisa digunakan untuk menuju lokasi wisata di bromo. Untuk 4 lokasi seperti pananjakan, padang pasir, Savana dan Pasir Berbisik dia menawarkan 3 ojek sebesar 450 ribu. Wah seketika kita langsung bilang gak jadi deh kl harganya seperti itu. Saya tawar-menawar dengan mereka menjadi 250 ribu. Awalnya mereka keberatan. Ya sudah akhirnya kita kembali ke homestay, kami tidak lagi pusing memikirkan bagaimana besok karena terlalu lelahnya kami dalam perjalanan siang ini. Eka sudah minta saya untuk deal harganya menjadi 300 ribu tapi saya bilang biarkan saja dulu, nanti kl mereka butuh akan sms saya lagi. Dan ternyata benar mereka minta tambahan 20 ribu lagi menjadi 270 ribu. Dealpun terjadi. Saya janjian jam 3 pagi untuk menemui kami di depan homestay. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami langsung merebahkan diri dikasur. Saya bilang kepada Eka dan Muta untuk bangun jam 2 pagi karena kita akan melihat sunrise di pananjakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hari 3 – 23 April 2011 &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-2PFDWxRN22Y/TcqHRMDot8I/AAAAAAAAAQ8/tBD6tAYZ49M/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-2PFDWxRN22Y/TcqHRMDot8I/AAAAAAAAAQ8/tBD6tAYZ49M/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605441415580006338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-G52QQocM32U/TcqG5Ll6hPI/AAAAAAAAAQ0/mBdqNOq30mg/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-G52QQocM32U/TcqG5Ll6hPI/AAAAAAAAAQ0/mBdqNOq30mg/s320/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605441003138483442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang dingin membangunkan saya. Saya tidur diapit oleh Eka dan Muta. Saya lihat ke kanan dan kiri, mereka masih pulas tertidur. Saya berkemas sendiri. Jam 2.30 saya membangunkan Eka dan Muta. Mereka terpaksa bangun karena saya bilang mas-mas ojeknya sudah ada di depan homestay. Saya sudah berganti pakaian dengan Jacket tebal, sarung tangan dan Sepatu kets. Mereka Menyusul kemudian. Sehabis menggosok gigi kami segera menemui mas-mas ojeknya. Masing-masing menaiki ojek. Bbbbrrrrr....Udara yang dingin menyentuh lapisan kulit kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor diberhentikan di bawah bukit Pananjakan, kami harus menaiki bukit supaya kami dapat menangkap moment Sunrise yang bagus. Dipertengahan jalan, kami bertemu dengan Bonar, pemuda jakarta yang datang sendiri ke Bromo. Wah kita jadi bertanya-tanya jangan-jangan dia datang sendiri kesini karena sedang patah hati. Kebetulan dia sendiri dari suku batak, sama dengan Eka, akhinya kami berjalan bersama menuju bukit Pananjakan.  Sampai di pos tempat biasa melihat Sunrise kami bertemu dengan banyak pedagang disana, mulai yang menawarkan kopi, popmie ataupun pisang goreng. Hebat...mereka membawa dagangan mereka sampai diatas sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari belum menunjukkan tanda-tanda terbitnya. Kami naik di atas pos untuk melihat Sunrise supaya lebih jelas. Beberapa kali saya mengamati turis-turis asing yang membeli kopi dari pedagang lokal tersebut. Menurut penduduk sana, Sunrise baru kelihatan sekitar jam 4.30 atau 5 pagi.Tak lama kemudian raut jingga mulai kelihatan dari arah timur sana. Di sebelah kanan tempat kami berdiri, Kawah bromo memberi pemandangan yang menarik dengan gempulan asap putihnya. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2DBDEqKTEXw/Tcer3q-YdmI/AAAAAAAAAL0/lfSEZRA0LMw/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2DBDEqKTEXw/Tcer3q-YdmI/AAAAAAAAAL0/lfSEZRA0LMw/s200/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604637234202965602" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Ob2PXcMDFMY/TcesJq-992I/AAAAAAAAAME/rEFp0zNf1do/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Ob2PXcMDFMY/TcesJq-992I/AAAAAAAAAME/rEFp0zNf1do/s200/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604637543443068770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/--VVoC7gjI80/TcesG6EaDdI/AAAAAAAAAL8/5ajoiYq38vc/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--VVoC7gjI80/TcesG6EaDdI/AAAAAAAAAL8/5ajoiYq38vc/s200/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604637495952805330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami segera memanfaatkan kamera yang kami bawa untuk segera menangkap panorama alam yang indah ini. Muta membuat Eka tertawa karena sok ikut nimbrung foto dengan wisatawan domestik lain. Dia kalah set dengan saya yang sudah foto dengan turis .hahaha, dia sudah pasti ngiri. Seketika langsung minta saya beritahu bagaimana cara meminta untuk berfoto bersama dengan bule itu dalam versi inggrisnya. Muta yang “ pecicilan “(istilah dari Eka) akhirnya saya juluki “Cu Pat Kai” karena gak bisa melihat ada kerumunan pemuda, langsung ikut nimbrung foto bareng. “Dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir” begitu saya mengulang kalimat sohor Cu Pat Kai. Muta mesem-mesem aja denger ledekan saya. Kamera Lensa Canon milik Bonarpun kita manfaatkan untuk memfoto kami dengan latar bromo ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bonar akhirnya memutuskan ikut dengan kami ke tiga lokasi lainnya. Motor membawa kami ke padang pasir. Hamparan padang pasir yang kami lalui pagi ini ditemani dengan embun yang cukup pekat. Motor kami berjalan satu persatu mengikuti. Kami harus menuruni motor, karena toleransinya, Ojek motor membagi lahan pekerjaannya dengan penunggang kuda, Pilihannya adalah kami tetap berjalan atau naik kuda. Awalnya kami bertekad bulat untuk berjalan kaki saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-7yFgQkH-Kwc/TcqDvv7fofI/AAAAAAAAAPk/_bYP8rtZFpY/s1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7yFgQkH-Kwc/TcqDvv7fofI/AAAAAAAAAPk/_bYP8rtZFpY/s320/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605437542559097330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru melawati Pura yang ada di tengah-tengah hamparan padang pasir saya kelelahan. Nafas semakin pendek, ditambah mereka seakan berjalan lebih cepat atau langkah saya yang semakin lambat. Mungkin sudah hampir 7 atau 8 tahun  saya tidak naik gunung lagi. Guys, saya akhirnya memutuskan pakai Kuda. Eka meneriaki saya “orang jompo”. Saya sih masa bodoh yang penting saya happy gak capek-capek dan menyusul cepat di depan mereka.  &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xuNg3Stg4_o/TceuBgHWYqI/AAAAAAAAAMk/BYwJG3k_h4k/s1600/13.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xuNg3Stg4_o/TceuBgHWYqI/AAAAAAAAAMk/BYwJG3k_h4k/s200/13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604639602109735586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-XL5iS85nrCA/TceuNwFc3II/AAAAAAAAAMs/uYaemtG8ve0/s1600/14.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-XL5iS85nrCA/TceuNwFc3II/AAAAAAAAAMs/uYaemtG8ve0/s200/14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604639812555168898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak lama berselang, Eka berteriak di belakang saya, ternyata dia juga memutuskan naik kuda. “Gw teriak lo orang jompo, teryata gw juga yak” kata eka. Baru saya tahu setelah kita turun dari kuda  selain karena capek berjalan, Eka juga sebel karena merasa dicuekin Muta yang asik berjalan didepan bersama Bonar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menaiki bukit pasir untuk menuju kawah Bromo, bukit yang dengan kecuraman yang cukup tajam tak merendam kekesalan Eka terhadap Muta.Eka ngedumel sendiri karena sebel dipikirnya Muta tidak setia kawan berbagi beban dan senang bersama lagi karena ada Bonar disampingnya. Wisatawan Lokal yang baru turun ikut senyum karena mendengar Eka yang ngedumel. &lt;br /&gt;“Sabar mbak” &lt;br /&gt;saya pun menimpali “ iya mas, maklum pacarnya diambil sama temannya sendiri” kata saya iseng.&lt;br /&gt;Eka ikut tertawa dengar joke saya “ iya makanya saya mau cari pacar baru di atas sana” kata eka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami lihat dibelakang, Muta dan Eka ikut menyusul menaiki bukit pasir ini. Beberapa kali saya ditolong Bonar dan Muta untuk membawa beban tubuh saya sampai keatas. Maklum karena pasir yang kita pijak akan ikut longsor juga kebawah makanya kita harus berhati-hati Hehehe, jadi malu saya. Sampai diatas Eka sudah tidak kesel lagi sama Muta karena dilihatnya dia menolong saya tadi. Duh manis sekali teman-teman saya ini. Diatas kawah Bromo, kami hampir tidak percaya bahwa kami sanggup sampai diatas sini. Saya cubit lengan Eka dan Muta.”Gak mimpi kok” kata saya. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-sNmog6qgbZc/TceuhHFVkHI/AAAAAAAAAM0/oINXtqW4Pm8/s1600/15.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-sNmog6qgbZc/TceuhHFVkHI/AAAAAAAAAM0/oINXtqW4Pm8/s200/15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604640145146220658" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Kk9837vfNI8/TcqJKgMiSKI/AAAAAAAAARM/NKRZE35aeG0/s1600/16.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Kk9837vfNI8/TcqJKgMiSKI/AAAAAAAAARM/NKRZE35aeG0/s200/16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605443499750213794" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-rRNWj9zZ2Dc/TcqJWxxKHgI/AAAAAAAAARU/tCfOTM2A2H8/s1600/17.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rRNWj9zZ2Dc/TcqJWxxKHgI/AAAAAAAAARU/tCfOTM2A2H8/s200/17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605443710625652226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sehabis berfoto ria, kami kembali menuruni kawah bromo. Saya dan Eka melanjutkan baik kuda melewati Pura yang kita temui tadi di tengah padang pasir. Sedang Muta dan Bonar tetap berjalan bersama di belakang sana. Kami sampai lebih dahulu di tempat ojek menunggu kita tadi. Sehabis membayar 50 ribu/orang kepada si empunya kuda.  Waktu menunjukkan jam 9 Pagi. Kami lanjut menaiki Motor ke padang Savana yang saya pikir berupa padang ilalang. Ternyata hanya bukit-bukit hijau seperti bukit di serial TV anak Teletubies. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-5rP6VcrYhJ8/TcqEGQJ35kI/AAAAAAAAAPs/9zjWbpSA474/s1600/18.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-5rP6VcrYhJ8/TcqEGQJ35kI/AAAAAAAAAPs/9zjWbpSA474/s200/18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605437929166464578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-d5kvV7CAZcs/TcqElJP_Z_I/AAAAAAAAAP8/zmf6JAM1OIE/s1600/20.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-d5kvV7CAZcs/TcqElJP_Z_I/AAAAAAAAAP8/zmf6JAM1OIE/s200/20.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605438459889018866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kami lanjutkan perjalanan kami ke pasir berbisik. Ingin menjawab pertanyaan dipikiran kami kenapa disebut dengan Pasir Berbisik. Mas Ojek kami bilang “ini loh mbak Lokasi christine hakim dan Dian Sastro syuting film Pasir Berbisik” saya manggut-manggut saja mendengarkan. Memang sih Angin yang berhembus terdengar seperti bersiul diantara pasir-pasir yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski matahari mulai bersinar, teriknya tak membuat kami gerah seperti di Jakarta.Masih terasa angin dinginnya yang melewati kami dalam laju motor. Kami putuskan kembali langsung ke homestay untuk berkemas kembali ke jakarta. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cqRXvc4NiVE/TcqKHY6AZyI/AAAAAAAAARc/dI-ZOSQbv20/s1600/21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 191px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cqRXvc4NiVE/TcqKHY6AZyI/AAAAAAAAARc/dI-ZOSQbv20/s320/21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605444545765467938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rencana sebelumnya, kami akan kembali ke Jakarta Besok. Tapi dengan alasan bahwa kami (Saya dan Muta) tidak mau terlambat datang ke kantor hari seninnya. Maka kami memutuskan sabtu ini kembali ke Jakarta. Eka Ikut meski saya rasa kesel juga karena terburu-buru harus kembali ke Jakarta. Maklum Eka punya banyak waktu kosong alias pengangguran.Disuruh seminggu disana juga dia mau aja asal ada temannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferry menjemput kami lagi di homestay, membawa kami ke Terminal Purbolinggo. Sempat berhenti untuk makan siang di daerah purbolinggo.Terjadi miss karena kami pikir, Ferry akan mengantar kami sampai stasiun malang ternyata dia membawa kami sampai stasiun purbolinggo. Pantas Murah sekali tambahan biayanya, Muta yang sempet bicara dengan Ferry mengenai tawaran hantaran sampai ke stasiun sebelumnya. Muta juga tidak memperjelas Stasiun tujuan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta tidak beroperasional hari ini. Informasinya karena bonek-bonek Persema akan memboikot kereta menuju Jakarta. Akhirnya kami putuskan akan naik bis di terminal Arjosari yang jam 2 siang.Karena salah persepsi ini, buah tangan yang rencanakan akan kami beli buat keluarga dan teman dijakartapun akhirnya kita batalkan. Dalam perjalanan dari Probolinggo ke Arjosari Muta sempat berkenalan dengan teman duduk disampingnya. Dia menawarkan mulai dari pesawat sampai Bis Malam. Kami memilih bis malam. Sebelumnya saya dan Eka kembali ke stasiun dulu untuk mengambil kembali uang yang sudah kita titipkan ke satpam stasiun untuk membeli tiket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS satpam itu “Mbak hati-hati ya, kalau bis nya sudah jalan kabarin saya ya.” Gubrakkkkkk!!!! Eka ternyata punya cem-ceman juga di Malang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengambil uang di ATM dekat stasiun, saya dan Eka kembali menuju terminal Arjosari. Muta sudah menunggu disana dengan tas-tas ransel yang kita tinggal. Katanya dia lapar. Kita beli makan dulu untuk kita makan di dalam  bis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis pun berjalan sekitar jam 6 Sore, Molor karena harus menunggu penumpang lagi yang belum datang. Syukur juga sih kita jadi tidak terburu-buru. Bis berjalan, sambil makan kita bercanda-canda. Saling bercerita tentang 3 hari yang hampir kita lewati di malang-probolinggo-bromo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa Kesal dan senang semuanya diceritakan saat itu. Kesimpulan yang saya dapat dari perjalanan ini dengan bermodal nekat, tujuan yang belum pernah kita datangi sebelumnya, Ego dari masing-masing orang (Saya, Eka dan Muta) adalah bahwa kita harus saling bahu membahu, melengkapi dari kekosongan, dan belajar memendam keegoisan kita adalah kunci keberhasilan petualangan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cukup senang, Muta bisa membuktikan bahwa ternyata dia bisa tidak bermanja-manja lagi. Eka membuktikan bahwa dia bisa menikmati liburan meski belum mendapatkan pekerjaan. Dan saya dapat membuktikan bahwa selain Bali, Yogya, saya pun sudah pernah menjejakkan kaki ke  puncak Bromo. Rute petualangan saya selanjutnya adalah Tana Toraja di Sulawesi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saya dapat membagi kisah selajutnya di Tana Toraja. Doakan ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4000753180008972678?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4000753180008972678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/05/bromo-adventure.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4000753180008972678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4000753180008972678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/05/bromo-adventure.html' title='BROMO ADVENTURE'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GFWV7JMx6t4/Tceywmnpo1I/AAAAAAAAANk/gOCYyR9gwhs/s72-c/10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3212016073864275917</id><published>2011-02-08T10:55:00.000+07:00</published><updated>2011-02-08T10:56:00.794+07:00</updated><title type='text'>Adjie Massaid Died</title><content type='html'>Berita seputar meninggalnya  Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid (August 7, 1967 – February 5, 2011)  atau yang lebih dikenal dengan nama Adjie Massaid yang begitu mendadak menjadi sorotan beberapa media.Terus terang saya tidak cukup mengenal figur Adjie Massaid selain sebagai Selebritis sekaligus anggota Dewan Legislatif (wakil rakyat) di komisi V DPR RI periode 2009 – 2014. Selain itu dia dipercaya sebagai Manager Team Timnas Sepakbola U-23.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dari pemberitaan beberapa media di televisi dan Koran harian. Saya terbantu mengenal sosok Adjie Massaid. Menurut saya, yang istimewa dari Seorang Adjie Massaid adalah keramahan terhadap siapapun, selalu memberikan pelukan dan ciuman hangat kepada orang lain ketika bertemu.bagi saya itu istimewa. “Tindakan yang tulus” yang dewasa ini hampir mengalami kehilangan identitasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap cinta kasih kepada anak-anaknya serta kepada mantan istri Reza Artamevia dan istrinya Angelina Sondakh menjadi gambaran bahwa Adjie Massaid adalah seorang ayah dan juga suami yang begitu sayang serta perhatian kepada keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai perkawinan dengan istri keduanya Angelina Sondakh  yang sebelumnya beragama kristen kemudian menjadi mualaf juga menjadi sorotan publik. Bagi saya Agama apapun itu mengajarkan semua kebaikan. Tidak ada yang salah dengan ajaran agama, yang salah adalah penafsiran dari masing-masing individu pemeluknya. Tidak ada yang pantas mengadili hidup seseorang selain Tuhan yang Maha Esa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan saya sendiri adalah bagaimana kita sebagai pemeluk agama menjalankan keimanannya sebagai pemeluk agama dengan benar. Justru bagi saya cukup lucu ketika beberapa tokoh agama memamerkan segala jubah yang dipakai serba berwarna putih tetapi tindakannya abu-abu atau bahkan hitam(dengan terus terang saya katakan sebagai tindakan anarkis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas daripada itu, saya turut berbelasungkawa kepada Keluarga Adjie Massaid khususnya kepasa istrinya Angelina Sondakh dan ketiga anaknya. Saya mengerti bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat kita cintai dan telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Saya pernah merasakan itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3212016073864275917?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3212016073864275917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/02/adjie-massaid-died.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3212016073864275917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3212016073864275917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/02/adjie-massaid-died.html' title='Adjie Massaid Died'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-8939258159136955193</id><published>2011-02-04T11:16:00.010+07:00</published><updated>2011-02-04T11:56:41.117+07:00</updated><title type='text'>Selaksa makna suasana Yogyakarta</title><content type='html'>Sudah lebih dari setengah tahun saya tidak menulis dalam blog ini. saya hanya bisa membagikan tulisan saya berbentuk feature tentang perjalanan saya ke yogya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul di atas terinspirasi saat saya mengingat-ingat kembali lagu "Yogyakarta" milik kla Project. :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Liburan 2009 yang lalu, saya memutuskan untuk plesiran ke Yogyakarta. Kota yang tercatat dalam  sejarah sebagai  peninggalan kerajaan Mataram Hindu pada abad ke-10 Masehi membuatnya begitu istimewa di mata saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya bersama dua orang teman saya memutuskan kesana. Tiket pesawat murah dari AirAsia,pakaian seadanya dan sedikit uang mewujudkan impian kami menuju yogyakarta.  Backpacker sebutannya. Istilah ini bermula dari kaum muda yang sering berpergian dengan menggunakan ransel dan menggunakan dana seminim mungkin dalam berwisata. Untuk itulah para backpacker ini sering disebut  turis ransel. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuANvgT9LI/AAAAAAAAAG0/VN1aYBvdoGg/s1600/AA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuANvgT9LI/AAAAAAAAAG0/VN1aYBvdoGg/s400/AA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569686337752396978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; AirAsia  membawa kami mengudara selama satu jam menuju Yogyakarta. Selepas  menjejakkan kaki di tanah Mataram ini, kami segera bergegas mencari penginapan murah sekitar Malioboro. Kami beristirahat sejenak di hotel dan setelah itu mencari angkringan terdekat disekitar Malioboro untuk menikmati sego kucing sebagai makan malam kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua –  Kraton Yogyakarta,  Borobudur dan Prambanan adalah obyek yang akan kami kunjungi.  Berhubung masih asing dengan kota ini, maka kami memutuskan menggunakan jasa sewa mobil hotel. Beruntung dengan tawar-menawar yang cukup alot dengan pihak hotel, harga murah lagi-lagi kami dapatkan ditambah bonus mengantar kami ke tempat  ziarah katolik Gua Sendangsono.   &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuB9Y3RKYI/AAAAAAAAAHE/c9hF_z76qL8/s1600/B.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuB9Y3RKYI/AAAAAAAAAHE/c9hF_z76qL8/s320/B.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569688255820016002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tempat pertama kunjungan kami adalah Kraton Yogyakarta dengan alasan letaknya yang paling dekat dengan hotel. Terletak di pusat kota Yogyakarta, Kraton  berasal dari kata ka-ratu-an  berarti tempat tinggal raja/ratu. Tatanan kraton yang menyerupai seperti tatanan dinasti Majapahit pernah mengalami guncangan hebat akibat gempa pada tahun 1867. Tahun 1889 bagunan tersebut dipugar dengan tidak mengubah tata letak asli dari bangunan walau bentuk bangunan mengalami sedikit perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuFwpOkceI/AAAAAAAAAHs/Wd6CcMLhsx0/s1600/C.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 179px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuFwpOkceI/AAAAAAAAAHs/Wd6CcMLhsx0/s320/C.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569692434920927714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Puas berfoto di keraton, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan. Berjarak  17 kiometer dari timur yogyakarta, candi dengan tinggi 47 meter ini dibangun pada abad ke-9. Didalam lingkungan candi prambanan, terdapat 3 Candi utama.  Terletak di tengah, utara dan selatan yaitu Candi Siwa,  Wisnu, dan Brahma.Pada dinding pagar candi, jika diteliti, banyak relief dari cerita ramayana yang terpahat disana. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuEfCH6XWI/AAAAAAAAAHk/fwTb0m2tm98/s1600/D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuEfCH6XWI/AAAAAAAAAHk/fwTb0m2tm98/s320/D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569691032854617442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cuaca terik siang itu, tak menyurutkan kami untuk melanjutkan perjalanan menuju candi Borobudur. Candi Budha besar yang dibangun pada abad ke-9 ini pernah masuk dalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia.  Dari sekian banyak penjelasan mengenai asal muasal kata borobudur, menurut saya yang tampak masuk akal dan dapat diterima pengertiannya adalah dari kata “Bara” dan “beduhur”. Bara yang berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya candi atau biara, sedangkan beduhur artinya adalah tinggi. Ya, Borobudur adalah sebuah biara yang berada di tanah yang tinggi. Di lingkungan Borobudur, saya banyak melihat ukiran Budha di dinding candi. Selain itu banyak terdapat arca Budha yang duduk bersila dalam posisi lotus dengan tangan melakukan simbol tertentu  Dalam bahasa budha, posisi tangan ini dikenal dengan sebutan mudra. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuEFFzcN5I/AAAAAAAAAHc/jFOOiFrv20c/s1600/E.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuEFFzcN5I/AAAAAAAAAHc/jFOOiFrv20c/s320/E.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569690587165898642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 15.00 kami segera melanjutkan  perjalanan menuju tempat ziarah umat katolik, Goa Maria Sendangsono. Terletak di desa Banjaroyo, menghadap barat laut yogyakarta. Di tempat ini terdapat sendang atau mata air yang muncul di antara dua pohon sono. Airnya  dipercaya warga sekitar dan pengunjung dari luar kota dapat menyembuhkan penyakit. Tempat ini salah satu tujuan peziarah dari seluruh indonesia untuk berdoa, menyucikan dan menyepikan diri. Biasanya ramai pada bulan Mei dan Oktober. Nyaman hati  saya ketika berada di tempat ini  terutama ketika saya berdoa.  Hari kedua kami tutup dengan kembali menuju hotel.  Merebahkan diri dari panas cuaca Yogyakarta hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga, kami mempersiapkan diri untuk kembali ke Jakarta.  Pulang. Kemanapun kami pergi, pulang selalu menjadi tujuan akhir kami. Awak AirAsia menyambut perjalanan kami kembali ke Jakarta. Senyum mereka seperti penyambutan keluarga yang telah kembali pulang sehabis puas menikmati keindahan Ibu Pertiwi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepotong lirik "yogyakarta" Kla Project&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu&lt;br /&gt;Masih seperti dulu&lt;br /&gt;Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna&lt;br /&gt;Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu&lt;br /&gt;Nikmati bersama suasana Jogja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di persimpangan, langkahku terhenti&lt;br /&gt;Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera&lt;br /&gt;Orang duduk bersila&lt;br /&gt;Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu&lt;br /&gt;Merintih sendiri, di tengah deru kotamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali) Oh…&lt;br /&gt;(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)&lt;br /&gt;(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)&lt;br /&gt;(Bila hati mulai sepi tanpa terobati) Oh… Tak terobati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-8939258159136955193?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/8939258159136955193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/02/selaksa-makna-suasana-yogyakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8939258159136955193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8939258159136955193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2011/02/selaksa-makna-suasana-yogyakarta.html' title='Selaksa makna suasana Yogyakarta'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TUuANvgT9LI/AAAAAAAAAG0/VN1aYBvdoGg/s72-c/AA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-610832608449295791</id><published>2010-07-14T21:02:00.005+07:00</published><updated>2010-07-14T21:56:19.302+07:00</updated><title type='text'>Dua Puluh Tiga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TD3Pxm7Y5nI/AAAAAAAAAGc/0DZU32g46ps/s1600/Cover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TD3Pxm7Y5nI/AAAAAAAAAGc/0DZU32g46ps/s400/Cover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493775571632055922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Minggu malam,11 Juli 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau aku bacakan bagian menarik dalam buku ini?" kataku kepadamu sambil memperlihatkan cover buku tersebut kepadamu.&lt;br /&gt;Aku ingat ketika itu badanmu sedang kurang sehat, maka jawabmupun seadanya;"mau".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini adalah hasil pencarian dari beberapa penerbit ketika Pameran buku terbesar saat itu di gelar di istora senayan.sebuah buku setebal lima ratus halaman yang ditulis oleh beberapa Sahabat seperti Rudy Badil, Luki Sutrisno Bekti dan Nessy Luntungan kepada seorang bernama Soe Hok Gie. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik yang melekat tentang Soe Hok Gie adalah pendakian gunung, demonstrasi mahasiswa,pergulatan seorang intelektual menentang tirani, juga beberapa puisi yang terkenal ketika dia menuliskan di lembah mandalawangi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini mengupas lebih dalam sekumpulan kenangan rekan, sahabat, teman dekat Gie di masa itu, 40 tahun yang lalu Sosok Gie hadir dengan begitu mempesona, dalam tulisan-tulisan mengenai bangsanya, perjuangan hak kebebasan manusia tanpa syarat.seorang idealis yang murni, dengan perasaan keadilan yang tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membacakan untukmu satu bagian yang menarik, 23 lembar halaman surat yang ditulis oleh Kartini sjahrir kepada Soe Hok Gie selama periode Tahun 1968 (ketika perkenalan pertama ker, pangilan akrab kartini menjadi mahasiswa Gie) sampai dengan Tahun 2009, Melewati Fase tahun 1990an tulisan pada surat-suratnya terkesan memang dibuat untuk mendukung tulisan pada buku ini, karena semakin kelihatan jauh kenangan yang bersama Gie yang dapat di tuangkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku senang membacakan ini untukmu.&lt;br /&gt;meski kadang kala aku harus sejenak diam, karena serak paraunya suaraku berbicara tanpa henti. Sesekali memberi jeda pada setiap kalimat supaya kau memahami setiap kalimat yang kubacakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali kuperhatikan kau memejamkan mata, atau seakan mengusap air mata dari matamu yang terpejam.&lt;br /&gt;Ah, itulah kadang yang membuat aku begitu terpesona.&lt;br /&gt;kadang kala kau menampilkan dirimu seperti anak kecil.&lt;br /&gt;dengan kepolosan, dengan sensitivitas yang tinggi&lt;br /&gt;kau mampu ikut terbawa pada alur yang aku bacakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada surat-surat "ker",  kebenaran itu terjadi. sebuah babak yang diceritakan lebih dalam mengenai hubungan Ker dengan Gie.&lt;br /&gt;ketika ketabahan seorang Ker  menerima curhat-curhat sentimentil Gie tantang gadis dambaannya. Bagaimana akhirnya ketika persahabatan itu menjadi rasa cinta yang terus berkembang,berusaha menyikapi beratnya sebuah hubungan dengan mengacu pada kalimat " we are only friend", tentang ketabahan seorang ker menerima sebuah kehilangan dari orang yang di cintainya, Gie yang meninggal dalam pelukan hangat sahabat seperti herman lantang di dataran tertinggi di jawa.di Puncak Gunung Semeru, jawa timur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, berasal dari puncak semeru itulah rasa kehilangan yang sangat besar menyelimuti hati ker. setelah kurun waktu kemudian, ker akhirnya menikah dengan "ciil", sapaan akrab dari sjahrir, teman pergerakan Gie pada zaman awal Orde Baru  dan mendampingi hidupnya selama kurang lebih 40 tahun, dan akhirnya lagi-lagi ker harus menerima kehilangan untuk kedua kali terhadap orang yang di cintainya.&lt;br /&gt;Desember 1969 dan Juli 2008 adalah waktu yang tidak memberikan tengang untuk Ker menerima kenyataan yang sangat pahit dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah cinta segitiga yang rumit antara Gie, Ker dan Ciil namun  sangat mengagumkan, karena ada ketabahan, empati dan rasa cinta yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah akhirnya memasuki lembar akhir, aku hanya berharap....apapun yang telah terjadi, diantaranya masa-masa seperti ini, ketika aku membacakan engkau 23 lembar halaman surat ker pada buku ini, kita dapat mengingat jelas kejadian yang pernah kita alami,sampai usia kita menapaki dan melewati lebih dari 40 tahun kemudian.&lt;br /&gt;sama seperti surat-surat dari ker yang di tulis 40 tahun yang lalu yang kini dapat dipublikasikan menjadi bagian dari buku "Soe Hok Gie, sekali lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-610832608449295791?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/610832608449295791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/07/dua-puluh-tiga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/610832608449295791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/610832608449295791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/07/dua-puluh-tiga.html' title='Dua Puluh Tiga'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/TD3Pxm7Y5nI/AAAAAAAAAGc/0DZU32g46ps/s72-c/Cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-7233904042340155730</id><published>2010-07-02T16:53:00.001+07:00</published><updated>2010-07-02T16:53:40.865+07:00</updated><title type='text'>LIMA TAHUN</title><content type='html'>Kami bertaruh&lt;br /&gt;mengenai kesebelasan pemain bola favoritnya.&lt;br /&gt;lagi-lagi dia harus mengakui kekalahannya dari saya.&lt;br /&gt;saya memilih bertaruh atas nama Jerman.&lt;br /&gt;Sedangkan dia bertaruh atas nama Inggris.&lt;br /&gt;Perkiraan awal saya, jerman akan mencetak gol atas Inggris 3-1&lt;br /&gt;tetapi perkiraan saya meleset.&lt;br /&gt;skor yang di cetak jerman adalah 4 - 1 atas inggris&lt;br /&gt;meski tetap taruhan itu saya-lah pemenangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa hal memang kami berbeda&lt;br /&gt;dari sisi makanan kami memang tidak pernah bertemu&lt;br /&gt;dia lebih menyukai makanan pedas dan bersantan&lt;br /&gt;dan menu masakan padang adalah Favoritnya&lt;br /&gt;saya lebih menyukai makanan sehat, sayur hijau dan berkuah bening&lt;br /&gt;saya juga menyukai bubur ayam. makanan yang tak perlu lama untuk dikunyah.&lt;br /&gt;makanya dia memberi julukan saya bayi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya jadi ingat salah satu kutipan dari Gie&lt;br /&gt;" kita berbeda dalam semua, kecuali satu dalam cinta"&lt;br /&gt;dan kami membuktikan pada bulan ini.&lt;br /&gt;Bulan Juni adalah waktu yang menunjukkan apakah kami lebih arif dan bijaksana&lt;br /&gt;dalam memandang sebuah hubungan&lt;br /&gt;Bulan juni ini pula usia kami mecapai angka tahun kelima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami lagi-lagi bertaruh&lt;br /&gt;mempertaruhkan waktu kami&lt;br /&gt;lima tahun ini&lt;br /&gt;atas nama cinta&lt;br /&gt;dan kami yakin.&lt;br /&gt;Jawaban atas taruhan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" kami-lah pemenangnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;br /&gt;30-6-10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(www.refleksi-bet2.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-7233904042340155730?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/7233904042340155730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/07/lima-tahun.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7233904042340155730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7233904042340155730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/07/lima-tahun.html' title='LIMA TAHUN'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3712452784610107788</id><published>2010-05-20T16:09:00.003+07:00</published><updated>2010-05-20T16:54:54.729+07:00</updated><title type='text'>IMPIAN</title><content type='html'>Saya benar-benar merasa lelah. &lt;br /&gt;siang ini bermimpi, tepatnya mengkhayal :) bahwa saya mantap meninggalkan pekerjaan di jakarta.menyusun kehidupan baru saya di kota lain.pilihannya adalah yogyakarta atau solo.sebuah rumah kampung dengan banyak pohon rindang tergambar jelas dalam imajinasi saya, seperti pohok oak ataupun cemara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak-anak bermain dibawahnya.memindahkan video klip "hujan"nya jubing  dalam lamunan saya ternyata begitu mudah. sesekali mereka berlari saling mengejar.sementara saya berdiri dalam sudut kamar lainnya. dari belakang jendela menatap mereka sambil menyerutup teh yang masih hangat kedalam mulut saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara gerimis tiba-tiba turun.anak-anak berhamburan.bukan pergi menuju rumah mereka masing-masing. tetepi mereka meloncat-loncat kegirangan menggapai hujan.&lt;br /&gt;ya, saya pun segera beranjak keluar menemani mereka menggapai hujan.&lt;br /&gt;tidak perlu menunggu hujan untuk melihat pelangi... &lt;br /&gt;anak-anak itu adalah pelangi dimata saya.dalam mata mereka tidak ada kecemasan. kepolosan mereka justru yang mengisi hari ini. ya...hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gede prama pernah menulis ini "Yesterday is history, tomorrow is mystery, and today is gift. That’s why it’s called “the present”.&lt;br /&gt;hari ini adalah sebuah hadiah, persembahan yang kau dapat.&lt;br /&gt;saya iri dengan anak-anak ini dalam lamunan saya.anak-anak selalu dapat merefleksikan hari ini dengan hati bersyukur dalam memandang hidup. &lt;br /&gt;mereka tidak pernah mempermasalahkan hari kemarin dan esok. hari ini adalah hari ini.bagaimanapun inilah detik-detik  hati bersyukur atas nama cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seperti terjebak dalam rutinitas yang saya ciptakan sendiri. saya ingin segera keluar dari jebakan ini. &lt;br /&gt;saya pikir inilah pilihan hidup yang harus saya ambil.&lt;br /&gt;bagaimana membuat segala sesuatunya nyaman, meski tak selalu aman.&lt;br /&gt;saya bisa mendapatkan kenyamanan dari nyanyian jangkrik di malam hari, mendapatkan kenyamanan dari masakan dari hasil olahan kebun belakang rumah saya. ataupun membaca buku dari teras rumah saya sambil sesekali menatap anak-anak yang berlari saling mengejar memutari pohok oak dengan hati gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung-gedung ini membuat sesak nafas saya.Oksigen semakin tipis menutupi pandangan saya ke depan. tak tampak dengan jelas apakah tujuan hidup saya. asap-asap kendaraan mengaburkan pandangan saya itu. Manusia tampak seperti robot...sibuk menyebrangi jalan sambil berbicara di handphone, sementara sisi tangan yang lain sibuk membawa berkas-berkas bisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya bermimpi...&lt;br /&gt;suatu saat saya dapat melakukan semuanya dengan hati seperti seorang anak. &lt;br /&gt;dan saya hanya berharap,&lt;br /&gt;suatu saat mimpi saya dapat menjadi kenyataan. &lt;br /&gt;Tiga tahun kedepan, sepertinya ini adalah jarum pasir yang akan mengingatkan saya kembali apakah impian saya ini telah menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;4.41 PM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3712452784610107788?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3712452784610107788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/impian.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3712452784610107788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3712452784610107788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/impian.html' title='IMPIAN'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1591780472476496286</id><published>2010-05-12T16:49:00.007+07:00</published><updated>2010-05-14T17:01:17.686+07:00</updated><title type='text'>KEN &amp; KEI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S-0fYl5xvFI/AAAAAAAAAGU/uwk-BQf3vlI/s1600/anak-lucu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 317px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S-0fYl5xvFI/AAAAAAAAAGU/uwk-BQf3vlI/s400/anak-lucu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471063629676788818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kelak nama itu akan kau sanding."Lintang Kei Dharmawan"......&lt;br /&gt;seperti pesona bintang di malam hari, berkelap-kelip membawa terang untuk dunia.Itulah dirimu kelak. seorang yang akan mengisi janin di dalam perut ibumu.sebuah nama perpaduan antara bahasa sangsekerta dan jepang.Kelak matamu akan memancarkan cahaya menyerupai bintang ketika engkau berceloteh dan belajar memanggil nama ibu dan ayahmu untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaramu sendiri "Keenan bodhi dharma"......... &lt;br /&gt;seorang yang unik  setidaknya itulah arti namanya dalam bahasa skotlandia, selain unik. persandingan antara kebaikan hati, budi dan berdharma untuk sesamanya seperti dalam bahasa sangsekerta.Kalian akan saling bergandengan tangan dalam segala kondisi kehidupan, saling menopang dari segala keterpurukan dan kalian akan saling melengkapi dalam kehidupan kepada sesama manusia.&lt;br /&gt;oleh karena itu, calon ibumu kelak memberikan nama kalian seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan memang tidak selamanya baik. seperti roda yang terus berputar.tetapi kalian adalah kekuatan yang akan membuat orang tuamu menangis penuh haru dalam kebahagiaan.Masa-masa yang sulit pasti akan terlewati, sedang masa bahagia telah menantimu.&lt;br /&gt;Jangan pernah takut. karena orangtuamu telah melalui semua itu sebelum engkau terlahir di dunia ini, melewati setiap kerikil-kerikil tajam, bahkan terjatuh....semua itu harus dilalui asalkan dapat terus saling bergandengan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian kelak berada dalam janin ibumu..ingatlah,bahwa engkau memang telah dibentuk dengan kasih sayang luar biasa dari orang tuamu.mereka mempunyai harapan-harapan baik untuk kalian dan cintanya bahkan melebihi cintanya pada diri sendiri.&lt;br /&gt;Ingatlah juga bahwa kalian diciptakan menurut Rupa dan Wajah BapaMu di surga, Dia yang telah menenun kalian dalam kandungan ibumu.Dia pula yang akan menyertai kehidupan anak-anakNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah...persiapkanlah dirimu ketika kau hadir dalam semesta yang luas ini. Mereka, sahabatmu pertama kali yang akan siap menyambut engkau dengan bahagia adalah orang tuamu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;4.51 PM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1591780472476496286?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1591780472476496286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/ken-kei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1591780472476496286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1591780472476496286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/ken-kei.html' title='KEN &amp; KEI'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S-0fYl5xvFI/AAAAAAAAAGU/uwk-BQf3vlI/s72-c/anak-lucu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6782225656087905683</id><published>2010-05-12T16:46:00.000+07:00</published><updated>2010-05-12T16:49:04.129+07:00</updated><title type='text'>SURAT UNTUK SAHABAT</title><content type='html'>Sahabat, tiba-tiba kau datang padaku dengan wajah yang lain.kau bercerita padaku tentang sebuah mimpi,yang melayang menyambut kehilangan....&lt;br /&gt;terisak kemudian terdiam, sementara hatiku pilu mendengar kisahmu..ingin rasanya kuhapus air mata itu dari mata yang menyimpan amarah dan kepedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih membiarkan air mata itu tertumpah, "lihatlah...bukankah hujan telah mengirimkan rintiknya terlebih dahulu sebelum mendatangkan hujan?.sahabat, lihatlah kedalam dirimu, bukankah kau telah mempercayai besar dan agungnya cinta sebelum kau merasakan patah dan sakitnya cinta?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada awal dan tiada akhir, semuanya harus terjadi dan harus dilalui....tetaplah berpegang pada tanganku.&lt;br /&gt;aku yakin tanganku cukup kokoh untuk sekedar menarikmu dari kepedihan ini.&lt;br /&gt;aku yakin tanganku yang kecil ini cukup lebar untuk memeluk engkau ketika kau terisak dalam tangis yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedihan itu pernah aku alami...namun kita harus bangkit dari keterpurukan, sementara jalan ini masih panjang.kerikil-kerikil ini hanya bisa melukai langkah kita sejenak, cukup tiga hari tiga malam saja untuk melewati masa ini, selebihnya ia tidak akan bisa menghambat aku untuk terus berjalan sampai pada ujung jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tak kan pernah puas kau membiaskan cahaya, ia tetap ada...remang yang kau lihat berasal dari hatimu.sini ku tunjukkan cahaya yang sebenarnya abadi...lihatlah kedalam matamu.&lt;br /&gt;mata yang dulu pernah menunjukkan kejenakaan seorang bocah ketika bercerita pada ibunya, dengan tubuh melompat-lompat kemudian berlari memeluk tubuh sang ibu, mata itu merajuk untuk segera berlari menyambut gerimis.....ketika sang ibu mengiyakan dan tersenyum, mata itu berlari, menari dan melompat-lompat kegirangan, seketika hujanpun turun, turut menemani mata itu dengan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saat daun-daun gugur meratap ketanah, ritual yang kita selalu lakukan adalah menyebarkan daun-daun kering itu keatas langit, supaya angin juga bisa membawa kebahagian untuk semua orang. seperti musim semi yang kita selalu rindukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, aku akan selalu terjaga...supaya engkau tidak akan pernah terhempas dari genggamanku.&lt;br /&gt;aku akan menceritakan cerita-cerita jenaka supaya air matamu terhapus, terganti dengan wajah merah pipimu menahan tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;04.00 Menjelang pagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6782225656087905683?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6782225656087905683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/surat-untuk-sahabat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6782225656087905683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6782225656087905683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/05/surat-untuk-sahabat.html' title='SURAT UNTUK SAHABAT'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-2845676816980447475</id><published>2010-03-25T17:56:00.009+07:00</published><updated>2010-03-25T18:55:56.788+07:00</updated><title type='text'>memoar genggaman tangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S6tMOcuOAhI/AAAAAAAAAF8/VXD9CwHJbBs/s1600/holdinghands-main_Full.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 370px; height: 264px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S6tMOcuOAhI/AAAAAAAAAF8/VXD9CwHJbBs/s400/holdinghands-main_Full.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452535584974045714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;malam sebelumnya....... &lt;br /&gt;Dia telp saya namun ternyata kelelahan tidak dapat di tolerir lagi,kelelahan ini membuat saya tertidur cepat meski waktu menunjukkan antara pukul 21.00 wib - 22.00 wib waktu jakarta.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi-pagi tanda misscall di handphone saya baru saya lihat.waktu itupun membuat saya harus segera mandi dan bergegas pergi ke kantor, 30 menit adalah waktu yang saya punya pagi itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di kantor dering handphone saya pun berbunyi, ah ternyata orang yang sama seperti yang saya lihat tadi pagi di misscall handphone saya. &lt;br /&gt;" hai beth..... i miss you miss beth, karena kemarin belum sempet ngobrol, hari ini aku ngerasa kangen banget sama kamu" hehehehe...saya senyum-senyum sendiri, jadi teringat telp sebelumnya dari dia.&lt;br /&gt;" hai beth...i miss you" katanya....&lt;br /&gt;"hmmm....sepertinya salah sambung, saya bukan miss you...tapi miss beth" kata saya kala itu.&lt;br /&gt;dan kali ini dia cerdas mengulang pernyataan yang sama dengan penggabungan kata dari penyanggahan saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia-lah teman saya berbagi selama ini, selama lima tahun belakangan ini.&lt;br /&gt;selintas kemudian, ingatan saya mundur pada beberapa tahun sebelumnya, &lt;br /&gt;entah lah saya harus memulai dari mana untuk menceritakan semua ini, &lt;br /&gt;lima tahun yang lalu pada genggaman tanganlah semua ini bermula. &lt;br /&gt;Pada cerita-cerita klasik di tepi pantai itulah kita berbagi hingga membuat kita tertawa terbahak-bahak, meringgis, kemudian menangis. &lt;br /&gt;Pada mata terpejamlah kita saling merasakan mata batin, tidak melulu mata dunia yang selama ini kita jadikan sandaran hati manusia seperti kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah awal dari hubungan ini,sebuah genggaman tangan. ya....sebuah genggaman tangan.&lt;br /&gt;Ketika engkau merasa bahwa dunia dan waktu seakan berjalan sendiri meninggalkan engkau,ingatlah satu dari sekian banyak sahabat engkau akan datang menghampiri engkau, mengajak engkau bicara dan bercerita, dan efek yang terjadi adalah engkau akan terbahak-bahak tertawa lepas, atau meringgis, menangis atau bisa saja dalam hitungan beberapa sekon waktu, itu terjadi secara bersamaan.&lt;br /&gt;sahabat itu akan menggengam anda dan berkata, "ingatlah bawa engkau tidak sendiri di sini" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau merasa bahwa engkau harus menerima apa yang tidak sepantasnya kau terima, pertama kali, terimalah itu dulu karena ketika penerimaan pada diri sendirilah membuat hidup menjadi  seimbang dalam harmonisasi. menerima rasa sakit dari penyakit ginjal telah dilakukan oleh ibu saya. Ibu saya tahu bahwa penyakit ini tidak akan membuatnya sembuh total meskipun dengan cuci darah sekalipun, penerimaan dirilah kuncinya, pada malam terakhir sebelum ibu saya berpulang, saya menggengam tangannya yang semakin saya rasakan semakin mengecil, &lt;br /&gt;saya berkata " ma, apa yang seharusnya terjadi, biarkan terjadi ya...."&lt;br /&gt;dan mama saya hanya tersenyum, senyum terakhir yang teramat manis masih saya simpan dalam memori kenangan bersama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat genggaman tangan kalian yang telah memangku sebagian tangan saya dalam ketimpangan perjalanan ini, untuk terus merefleksi hidup ini dengan lebih bijak, lebih seimbang dalam harmonisasi jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-2845676816980447475?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/2845676816980447475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/03/memoar-genggaman-tangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/2845676816980447475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/2845676816980447475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/03/memoar-genggaman-tangan.html' title='memoar genggaman tangan'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S6tMOcuOAhI/AAAAAAAAAF8/VXD9CwHJbBs/s72-c/holdinghands-main_Full.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-5252455477728774418</id><published>2010-02-09T09:43:00.006+07:00</published><updated>2010-02-09T09:55:37.646+07:00</updated><title type='text'>September</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S3DOEJuVw0I/AAAAAAAAAF0/rSR09PC958s/s1600-h/m-9034.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S3DOEJuVw0I/AAAAAAAAAF0/rSR09PC958s/s400/m-9034.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436071320961270594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu hujan di bulan september&lt;br /&gt;Angin bergerak tenang ke barat&lt;br /&gt;Langkah kami seperti menghitung pasir&lt;br /&gt;berdiri dari sebutir demi sebutir&lt;br /&gt;siapa yang merangkainya,menciptanya&lt;br /&gt;dan siapa yang membuatnya menjadi indah ?&lt;br /&gt;Aku menganggapnya sebagai elegi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang telah memintamu berdiri diatas tebing&lt;br /&gt;memintamu berteriak tentang duniamu tanpa sekat&lt;br /&gt;nyatanya hanya ada diam&lt;br /&gt;nyanyian angin telah berubah menjadi badai&lt;br /&gt;mengguncang dunia menjadi pekat dan gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya masa berkabung telah menyemai dengan pelarian&lt;br /&gt;kemana lagi aku melangkah?? tanyaku&lt;br /&gt;pasir yang ada,tidak pernah lagi sama&lt;br /&gt;ketika aku menjejakkan kaki dari suatu kegelapan tiada berkata&lt;br /&gt;dari sinar mata yang tiada terlupakan&lt;br /&gt;sementara..........&lt;br /&gt;masih ada pertanyaan yang aku relakan tanpa jawaban&lt;br /&gt;masih ada surat yang aku relakan tanpa dikirim&lt;br /&gt;dan masih ada hati yang aku relakan untuk dibinasakan&lt;br /&gt;mati....dan hilang !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita yang telah mencipta akan gugur&lt;br /&gt;kita yang telah merangkai akan meruncing&lt;br /&gt;seperti panah yang kita tancapkan tanpa perih&lt;br /&gt;Di sini telah datang suatu perasaan,&lt;br /&gt;Serta kita akan menderita dan tertawa.&lt;br /&gt;Tawa dan derita dari yang tewas&lt;br /&gt;yang mencipta…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sebagian di kutip dari puisi asrul sani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-5252455477728774418?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/5252455477728774418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/02/september.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5252455477728774418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5252455477728774418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/02/september.html' title='September'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S3DOEJuVw0I/AAAAAAAAAF0/rSR09PC958s/s72-c/m-9034.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-8572797583236655842</id><published>2010-02-02T13:44:00.002+07:00</published><updated>2010-02-02T13:50:53.063+07:00</updated><title type='text'>OASE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S2fLNqeJjJI/AAAAAAAAAFk/RBjcoeNR4O8/s1600-h/oase.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 265px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S2fLNqeJjJI/AAAAAAAAAFk/RBjcoeNR4O8/s400/oase.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433534911045274770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah akhirnya&lt;br /&gt;pada kaki sebelah kanan, mata air mengalir&lt;br /&gt;pada kaki sebelah kiri, kemarau meraja&lt;br /&gt;oase sendiri hadir tepat didepanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat bawa aku&lt;br /&gt;sebelum angin membawaku menembus langit tanpa batas&lt;br /&gt;dan air mata membendung mata hatiku&lt;br /&gt;aku hanya rindu kicau burung pada pagi hari&lt;br /&gt;bau tanah semalam yang tersiram hujan&lt;br /&gt;serta daun-daun anggun yang gugur meratap ke tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan inilah&lt;br /&gt;akhir dari segala awal&lt;br /&gt;sementara sesuatu yang baru sedang bertunas&lt;br /&gt;beranak dan membiak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan inilah....&lt;br /&gt;aku............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-8572797583236655842?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/8572797583236655842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/02/oase.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8572797583236655842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8572797583236655842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2010/02/oase.html' title='OASE'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S2fLNqeJjJI/AAAAAAAAAFk/RBjcoeNR4O8/s72-c/oase.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-5075229178167789403</id><published>2009-12-22T17:21:00.008+07:00</published><updated>2010-01-11T23:56:19.978+07:00</updated><title type='text'>Bermimpilah, kejarlah mimpimu !!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S0tYH0D77WI/AAAAAAAAAFU/o2crBkc1bqs/s1600-h/6448_97928274243_95174519243_189464.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S0tYH0D77WI/AAAAAAAAAFU/o2crBkc1bqs/s400/6448_97928274243_95174519243_189464.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425527067355376994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; " Nasib tidak mendahului kita”, &lt;br /&gt; “Mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia”,&lt;br /&gt; “Kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu”, &lt;br /&gt; “Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati.” &lt;br /&gt; “ Berlarilah terus mengejar mimpimu, arai adalah orang yang terus meminta &lt;br /&gt;          saya berlari mengejar mimpi saya”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kutipan diatas terus menerus bermain dalam pikiran saya, kutipan dari film “ Sang Pemimpi” yang diadopsi dari novel dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya bercerita lebih banyak tentang makna dari beberapa kalimat yang saya kutip tersebut, izinkan saya menceritakan awal mula dari kejadian yang melatarbelakangi saya untuk mengambil kutipan tersebut dalam penulisan saya kali ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, saya harus berterima kasih kepadi Firman, teman saya yang telah memenuhi harapan saya untuk menonton. Dari sebuah janji akhirnya menjadi kenyataan.itulah firman, dia selalu menepati janji pada apapun yang telah dikatakan.Firman berjanji setelah dia mendapatkan bonus (yang pertama dan terakhir) dari ex perusahaan tempat dia bekerja, dia akan mentraktir saya untuk menonton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang dinanti akhirnya tiba, kabar baik datang dari firman, bonus telah berpindah ke rekeningnya. Maka kami putuskan malam ini untuk segera bergegas pergi menonton di bioskop.&lt;br /&gt;Tadinya kita sepakat akan menonton ninja asassin, namun kenyataan berkata lain, film yang akan kita tonton ternyata sudah kadaluarsa, sudah tidak beredar di bioskop. akhirnya saya, firman, koder dan “teman-teman kecil” lainnya; jakir, limey dan rico untuk menonton film lain.&lt;br /&gt;Tugas untuk membeli tiket nonton, kami serahkan pada koder dan rico, sementara saya dan firman yang  belum selesai  menyantap habis makan malam kami,  ditugaskan untuk menunggu Jakir dan Limey yang datang terlambat, merekalah yang kedua saya ucapkan terima kasih karena dari mereka banyak kisah yang sering saya bicarakan dengan koder, sahabat saya dalam berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak beberapa lama setelah kami hampir menyantap habis makanan kami, Jakir dan Limey pun datang, kami ngobrol sebentar dan kemudian telepon masuk dari rico mengabarkan bahwa kami diminta segera ke bioskop karena film akan segera dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rico rupanya sedikit kesal, karena film yang diharapkannya Avatar tidak jadi ditontonnya.rupanya saya tahu mereka ingin memenuhi harapan saya lainnya yaitu alternatif setelah film ninja asassin tidak dapat kami tonton, makan sang pemimpilah jawab dari semua ini. Terima kasih kawan, sekali lagi sudah memenuhi mimpi dan harapan saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, orang yang saya kagumi, seseorang  dalam kata-kata, dalam tulisannya, telah  berhasil memperkenalkan semangat arai dalam rangkaian proses  kehidupan saya, membuat jiwa saya berteriak, membara, meloncat dan akhirnya kembali menjejakkan kaki kebumi untuk kemudian berlari mengejar apapun mimpi – mimpi saya. Sosok Andrea Hirata berhasil menuangkan ilmu, semangat, integritas, keberanian bercita-cita, memberikan inspirasi, dan ajakan untuk tidak menyerah, dalam karyanya, sebuah novel yang ditulisnya dengan judul “sang pemimpi” dan sekarang sekuel versi film nya sedang kami tonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan uniknya, kadang kita mendapatkan semua itu tanpa kita sadari, kita mendapatkan mimpi kita dengan cara-cara yang tidak pernah kita bayangkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; “Daratan ini mencuat dari perut bumi laksana tanah yang dilantakkan tenaga    dahsyat kataklismik. Menggelegak sebab lahar meluap-luap di bawahnya. Lalu membubung di atasnya, langit terbelah dua. Di satu bagian langit, matahari rendah memantulkan uap lengket yang terjebak ditudungi cendawan gelap gulita, menjerang pesisir sejak pagi. Sedangkan di belahan yang lain, semburan ultraviolet menari-nari di atas permukaan laut yang bisu berlapis minyak, jingga serupa kaca-kaca gereja, mengelilingi dermaga yang menjulur ke laut seperti reign of fire, lingkaran api. Dan di sini, di sudut dermaga ini, dalam sebuah ruangan yang asing, aku terkurung, terperangkap, mati kutu.”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan kalimat-kalimat di atas adalah paragraf pertama pada mozaik 1 (what a wonderfull world) dalam buku “Sang Pemimpi” yang ditulis oleh Andrea Hirata. Gaya bahasa yang digunakan tak ubahnya seindah buku pertamanya “Laskar Pelangi”; metafor, kritis, deskriptif, dan sarat dengan makna. Andrea melukiskan pandangan yang berbeda tentang nasib, tantangan intelektualitas, dan kegembiraan yang meluap-luap, sekaligus kesedihan yang mengharu biru, rasa humor yang memiliki efek filosofis. Sang pemimpi, sang  inspiratif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah tiga orang tokoh utama film ini: Ikal, Arai dan Jimbron akan memberikan daya tarik sehingga penonton dapat melihat ke dalam diri sendiri dengan penuh pengharapan, agar menolak semua keputusasaan dan ketakberdayaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Kita tak kan pernah mendahului nasib!” teriak Arai. “Kita akan sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika! Apa pun yang terjadi!”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menyaratkan pesan untuk percaya akan tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi dan pengorbanan, bahkan membuat kita percaya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Arai dan ikal (tokoh sentral dalam laskar pelangi, sekuel pertama sebelum sang pemimpi) masih bertalian darah,malang nasib arai, waktu ia kelas 1 SD, ibunya wafat saat melahirkan adiknya. Arai, baru 6 tahun ketika itu, dan ayahnya, gemetar di samping jasad beku sang ibu yang memeluk erat bayi merah bersimbah darah. Anak-beranak itu meninggal bersamaan. Lalu Arai tinggal berdua dengan ayahnya. Kepedihan belum mau menjauhi Arai. Menginjak kelas 3 SD, ayahnya juga wafat. Arai menjadi yatim piatu, sebatang kara. Ia kemudian dipungut keluarga Ikal.Arai sosok yang spontan, jenaka , optimis, baginya seolah tak ada sesuatupun didunia ini yang membuatnya sedih, gentar dan patah semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Aku teringat, beberapa hari setelah ayahnya meninggal, dengan menumpang truk kopra, aku dan ayahku menjemput Arai. Sore itu ia sudah menunggu kami di depan tangga gubuknya, berdiri sendirian di tengah belantara ladang tebu yang tak terurus. Anak kecil itu mengapit di ketiaknya karung kecampang berisi beberapa potong pakaian, sajadah, gayung tempurung kelapa, mainan buatannya sendiri, dan bingkai plastik murahan berisi foto hitam putih ayah dan ibunya ketika pengantin baru. Sebatang potlot yang kumal ia selipkan di daun telinganya, penggaris kayu yang sudah patah disisipkan di pinggangnya. Tangan kirinya menggenggam beberapa lembar buku tak bersampul. Celana dan bajunya dari kain belacu lusuh dengan kancing tak lengkap. Itulah seluruh harta bendanya. Sudah berjam-jam ia menunggu kami. Tampak jelas wajah cemasnya menjadi lega ketika melihat kami. Aku membantu membawa buku-bukunya dan kami meninggalkan gubuk berdinding lelak beratap daun itu dengan membiarkan pintu dan jendela-jendelanya terbuka karena dipastikan tak 'kan ada siapa-siapa untuk mengambil apa pun. .... Kami menelusuri jalan setapak menerobos gulma yang lebih tinggi dari kami. Kerasak tumpah ruah merubung jalan itu. Arai menengok ke belakang untuk melihat gubuknya terakhir kali. Ekspresinya datar. Lalu ia berbalik cepat dan melangkah dengan tegap. Anak sekecil itu telah belajar menguatkan dirinya. Ayahku berlinangan air mata. Dipeluknya pundak Arai erat-erat. ... Aku tak dapat mengerti bagaimana anak semuda itu menanggungkan cobaan demikian berat sebagai Simpai Keramat. Arai mendekatiku lalu menghapus air mataku dengan lengan bajunya yang kumal. Tindakan itu membuat air mataku mengalir semakin deras. ... Melihatku pilu, kupikir Arai akan terharu tapi ia malah tersenyum dan pelan-pelan ia merogohkan tangannya ke dalam kacung kecampangnya. ... Ia mengeluarkan sebuah benda mainan yang aneh. Aku melirik benda itu dan aku semakin pedih membayangkan ia membuat mainan itu sendirian, memainkannya juga sendirian di tengah-tengah ladang tebu. ... Aku tersenyum tapi tangisku tak reda karena seperti mekanika gerak balik helikopter purba (mainan) ini, Arai telah memutarbalikkan logika sentimental ini. la justru berusaha menghiburku pada saat aku seharusnya menghiburnya. ... Arai melangkah menuju depan bak truk. la berdiri tegak di sana serupa orang berdiri di hidung haluan kapal. Pelan-pelan ia melapangkan kedua lengannya dan membiarkan angin menerpa wajahnya. Ia tersenyum penuh semangat. Agaknya ia juga bertekad memerdekakan dirinya dari duka mengharu biru yang membelenggunya seumur hidup. Ia telah berdamai dengan kepedihan dan siap menantang nasibnya. Ia menggoyanggoyang tubuhnya bak rajawali di angkasa luas. "Dunia...!! Sambutlah aku...!! Ini aku, Arai, datang untukmu ...!!" Pasti itu maksudnya. Ayahku tersenyum mengepalkan tinjunya kuat kuat dan aku ingin tertawa sekeras- kerasnya, tapi aku juga ingin menangis sekeras-kerasnya.” &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh lainnya dalam film ini yang membuat saya semakin mantap mengejar mimpi-mimpi saya adalah Guru sastra Ikal dan arai di SMA adalah pak Balia.&lt;br /&gt;berikut ini kutipan yang saya ambil dari pak balia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;  " What we do in life ..." kata Pak Balia teatrikal, "... echoes in eternity...!! Setiap peristiwa di jagat raya ini  adalah potongan-potongan mozaik. Terserak di sana sini, tersebar dalam rentang waktu dan ruang- ruang.  Namun, perlahan-lahan ia akan bersatu membentuk sosok seperti montase Antoni Gaudi.  Mozaik-mozaik  itu akan membangun siapa dirimu dewasa nanti. Lalu apa pun yang kaukerjakan dalam hidup ini, akan bergema dalam keabadian... "Maka berkelanalah di atas muka bumi ini untuk menemukan mozaikmu!"” &lt;br /&gt; "Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis. Temukan berliannya budaya sampai ke Prancis. Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Sartre, Louis Pasteur, Montesquieu,Voltaire. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga mengubah peradaban...." &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makanya tidak heran, bila arai pernah berkata kepada ikal, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“ setelah kita tamat dari SMA ini, mungkin kita hanya mendulang timah atau menjadi kuli,tapi di sekolah ini kal, kita tidak akan pernah mendahului nasib kita”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru seperti pak balia lah yang terus memompa semangat ikal dan arai dalam mengejar mimpi, seorang guru yang setiap hari meminta anak-anaknya meneriakkan dengan lantang kata-kata yang menggugah semangat untuk mengejar mimpi. &lt;br /&gt;Inilah kutipan-kutipan yang sebagian dibacakan oleh murid – murid pak balia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Seluruh kesulitan dalam hidup ini adalah bagian dari suatu tatanan yang sempurna dan sifat yang paling pasti dari sistem tata surya ini." (Pierre Simon de Laplace) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak semua yang dapat dihitung, diperhitungkan, dan tak semua yang diperhitungkan, dapat dihitung!” (Albert Einstein) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perempuan adalah makhluk yang plin-plan, maka pertama-tama, buatlah mereka bingung!" (Arai) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masa muda, masa yang berapi-api!” (Haji Rhoma Irama)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya berterima kasih untuk Firman, Koder, Jakir, Limey dan rico, dan spesial untuk Andrea Hirata yang menghadirkan Arai dan Pak balian dalam proses kehidupan saya. Karena melalui merekalah,dalam kesadaran saya yang tipis dan masih rentan, dalam keadaan yang tidak terduga dan tidak pernah terpikirkan oleh saya, lautan mimpi ini akan semakin nyata, semakin dekat, semakin bergelora, dan membuat saya tidak akan pernah berhenti berlari mengejar mimpi-mimpi saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;br /&gt;22.12.2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-5075229178167789403?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/5075229178167789403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/12/bermimpilah-kejarlah-mimpimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5075229178167789403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5075229178167789403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/12/bermimpilah-kejarlah-mimpimu.html' title='Bermimpilah, kejarlah mimpimu !!!!'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/S0tYH0D77WI/AAAAAAAAAFU/o2crBkc1bqs/s72-c/6448_97928274243_95174519243_189464.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-497633903336280694</id><published>2009-11-29T18:17:00.001+07:00</published><updated>2009-11-29T18:17:56.585+07:00</updated><title type='text'>Hening</title><content type='html'>apa gunanya lagi sebuah pertanyaan&lt;br /&gt;bukankah dalam keheningan kita berbicara&lt;br /&gt;antara aku,kau dan keheningan&lt;br /&gt;dan menjadi trinitas yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara keheningan dan kesadaran menjadi dualitas yang&lt;br /&gt;saling terkait, saling bergengam mesra&lt;br /&gt;menarik diri sejenak kemudian merebahkan diri dalam keheningan&lt;br /&gt;dan tenggelam bersama kesadaran&lt;br /&gt;bukankah itu jawaban yang selama ini kau cari???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;br /&gt;29.11.09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-497633903336280694?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/497633903336280694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/hening.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/497633903336280694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/497633903336280694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/hening.html' title='Hening'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-8329766078654570869</id><published>2009-11-11T09:50:00.005+07:00</published><updated>2009-11-11T11:18:00.159+07:00</updated><title type='text'>Kisah 6000 anak tangga</title><content type='html'>malam kemarin, ketika saya berteduh dari hujan deras yang mengguyur jakarta. &lt;br /&gt;di ruang tunggu dokter, karena saat itu saya akan check up &lt;br /&gt;suntuk menunggu dokternya datang dan hujan juga masih deras, &lt;br /&gt;dan saya juga gak bisa kemana-mana lagi, &lt;br /&gt;untung ada sesuatu yang bisa saya baca, beberapa majalah. &lt;br /&gt;dan kalian tahu apa yang saya temukan.....? &lt;br /&gt;sebuah kisah yang sungguh mengharukan dan memberi pelajaran penting untuk saya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baik, sekarang saya akan membagi kisah ini kepada kalian &lt;br /&gt;jika ada dari beberapa dari kalian telah mengetahui kisah ini sebelumnya,maaf, saya dengan senang hati akan menceritakan kilas balik lagi tentang kisah ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kisah ini terjadi di negeri tirai bambu &lt;br /&gt;tokohnya adalah seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Liu dan seorang wanita, janda beranak berusia 30 tahun kala itu. &lt;br /&gt;Liu dan xu akhirnya jatuh cinta &lt;br /&gt;tetangga, sanak saudara, kerabat akhirnya mengetahui kisah cinta Liu dan Xu &lt;br /&gt;mereka melarang kisah ini terjadi, mereka mencela kisah cinta ini dikarenakan perbedaan usia yang cukup jauh, dikarenakan perempuannya jauh lebih tua dibanding pria, umpatan ketika mereka bertemu orang lain sering kali terjadi. &lt;br /&gt;kehidupan mereka tidak pernah lepas dari caci maki di sekeliling mereka &lt;br /&gt;dengan cinta yang begitu besar diantara keduanya,akhirnya mereka memutuskan menikah &lt;br /&gt;dan tinggal di sebuah bukit, terpencil dan terdalam, &lt;br /&gt;untuk dapat hidup damai tanpa cela dan maki dari sekeliling mereka. &lt;br /&gt;Di awal kehidupan mereka, keadaan mereka sangat menyedihkan karena tidak memiliki apa-apa. &lt;br /&gt;Tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. &lt;br /&gt;Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka. Xu yang selalu merasa &lt;br /&gt;bahwa ia telah mengikat Liu dan berulang-kali bertanya: "Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab : "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik". &lt;br /&gt;mereka tinggal di dalam sebuah goa dan Liu memahat gua itu supaya xu dapat hidup dalam nyaman di gua itu &lt;br /&gt;tak jarang juga sayuran dan buah-buahan yang mereka peroleh sebagian dijual di pasar,jauh dibawah bukit. &lt;br /&gt;sehingga setiap kali, xu harus turun bukit yang licin dan curam. &lt;br /&gt;melihat istrinya harus melakukan perjalanan seperti itu akhirnya Liu memutuskan memahat dinding bukit menjadi sebuah anak tangga. &lt;br /&gt;1 anak tangga, 2 anak tangga, 3,4,5,10,20,25....... &lt;br /&gt;dan pekerjaan Liu memahat dinding bukit telah terjadi selama 50 tahun &lt;br /&gt;Tim pendaki gunung yang pernah explore ke bukit itu kaget melihat ada sepasang manusia yang tinggal di dalam goa dibukit itu, &lt;br /&gt;dan mereka menghitung anak tangga yang telah dikerjakan Liu selama 50 tahun ini, &lt;br /&gt;mencengangkan....... &lt;br /&gt;sebanyak 6000 anak tangga telah dipahat dari dinding bukit yang curam dan licin , dikerjakan oleh Liu seorang diri selama ini. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo6tH4Oj0I/AAAAAAAAAFM/I-hAgQEaCY8/s1600-h/15566_1169504550269_1007625605_30391398_7328910_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 174px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo6tH4Oj0I/AAAAAAAAAFM/I-hAgQEaCY8/s400/15566_1169504550269_1007625605_30391398_7328910_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402695249867738946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo6s8kVByI/AAAAAAAAAFE/YuJQLAPaZQQ/s1600-h/15566_1169504070257_1007625605_30391397_2358116_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo6s8kVByI/AAAAAAAAAFE/YuJQLAPaZQQ/s400/15566_1169504070257_1007625605_30391397_2358116_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402695246831486754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu ketika, Liu pingsan ketika pulang dari ladang, saat itu Liu telah berumur 72 tahun &lt;br /&gt;kondisinya semakin hari semakin melemah &lt;br /&gt;setiap hari xu selalu merawat suaminya yang sakit itu dengan kasih sayang &lt;br /&gt;hingga akhirnya Liu meninggal di pelukan istri tercintanya,Xu. &lt;br /&gt;Duka yang dialami xu begitu berat kali ini &lt;br /&gt;dia menangis dan di samping peti mati suaminya dia berkata &lt;br /&gt;"katamu, kau akan selalu menjaga aku, kau akan selalu melindungi aku, aku berharap aku meninggal lebih dulu darimu, sehingga duka ini tidak aku tanggung terlalu berat, karena aku harus hidup tanpa dirimu, bagaimana aku melanjutkan hidup ini tanpamu...." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat menemukan lanjutan kisah ini lagi, bagaimana kehidupan xu selanjutnya setelah kepergian dalam damai suaminya, Liu. &lt;br /&gt;Konon, anak tangga dilestarikan pemerintah china dan rumah mereka dijadikan museum bersejarah agar kisah cinta mereka dapat terus hidup &lt;br /&gt;dan kisah cinta keduanya begitu terkenal dan menginspirasi banyak orang dinegeri tirai bambu ini dan dikumpulkan di majalah chinese women weekly &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain kisah cinta romeo dan juliet,tragedi dari cinta yang ditentang oleh keluarga. &lt;br /&gt;atau kisah Titanic, jika kita perhatikan dengan seksama,ada berapa sering jack menggunakan kata "believe" atau "Trust me" pada rose. &lt;br /&gt;Semuanya adalah sekian banyak akhir dari sekian banyak tragedi cinta yang mengharukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika selesai membaca kisah ini, terus terang perasaan saya bergejolak, &lt;br /&gt;tanpa terasa mata saya berkaca-kaca sedari tadi &lt;br /&gt;apalagi ketika klimaknya perkataan Xu ketika berada di samping peti jenazah suaminya. &lt;br /&gt;bukti cinta Liu pada xu istinya adalah 6000 anak tangga itu &lt;br /&gt;kisah 6000 anak tangga ini, bagi saya telah menginsipirasi saya dan memberi pelajaran bagi kehidupan saya, bahwa ketika kita percaya dengan cinta, maka yakinlah untuk selalu mempercayai cinta itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya ini saya dedikasikan untuk my inspiring &lt;br /&gt;Liu dan Xu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20wyUnTI/AAAAAAAAAEk/k6bbgnKN1LI/s1600-h/kisah+Cinta5_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20wyUnTI/AAAAAAAAAEk/k6bbgnKN1LI/s400/kisah+Cinta5_thumb%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402690983061396786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20vAO__I/AAAAAAAAAEc/gnYAgdmw4Ws/s1600-h/kisah+Cinta4_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20vAO__I/AAAAAAAAAEc/gnYAgdmw4Ws/s400/kisah+Cinta4_thumb%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402690982582878194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20c4u4kI/AAAAAAAAAEU/JPh8ELlo32A/s1600-h/Kisah+Cinta3_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 182px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20c4u4kI/AAAAAAAAAEU/JPh8ELlo32A/s400/Kisah+Cinta3_thumb%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402690977719575106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20Jbq_tI/AAAAAAAAAEM/A7ZMAouP9bA/s1600-h/Kisah+Cinta2_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20Jbq_tI/AAAAAAAAAEM/A7ZMAouP9bA/s400/Kisah+Cinta2_thumb%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402690972497411794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20AQPRsI/AAAAAAAAAEE/OTCtN4lzd7w/s1600-h/Kisah+Cinta1_thumb%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo20AQPRsI/AAAAAAAAAEE/OTCtN4lzd7w/s400/Kisah+Cinta1_thumb%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402690970033538754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-8329766078654570869?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/8329766078654570869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/kisah-6000-anak-tangga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8329766078654570869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8329766078654570869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/kisah-6000-anak-tangga.html' title='Kisah 6000 anak tangga'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Svo6tH4Oj0I/AAAAAAAAAFM/I-hAgQEaCY8/s72-c/15566_1169504550269_1007625605_30391398_7328910_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4030745364024092745</id><published>2009-11-06T14:01:00.004+07:00</published><updated>2009-11-06T14:39:23.172+07:00</updated><title type='text'>To Where You are</title><content type='html'>Bahwa selamanya cinta itu akan selalu ada &lt;br /&gt;dimanapun engkau dan aku berada saat ini &lt;br /&gt;aku disini bukan untuk menangisi kepergian ataupun kesedihan &lt;br /&gt;karena cinta ini telalu besar untuk ditangisi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski aku merasa, bahwa engkau saat ini masih bersamaku&lt;br /&gt;bahwa kenangan kenangan kita begitu jelas untuk diperkeruh &lt;br /&gt;bahkan dalam keh...eningan aku dapat mendengar suaramu &lt;br /&gt;mengajarkan aku tentang bahasa cinta dari dunia tempat engkau berada sekarang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berharap malam ini aku dapat melihat senyummu&lt;br /&gt;bawa aku menuju bintang di langit itu &lt;br /&gt;meski hanya sementara &lt;br /&gt;karena engkau begitu berharga &lt;br /&gt;dan tak akan pernah terganti dalam hidupku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena cinta akan selalu hidup &lt;br /&gt;dan tidak akan pernah meninggalkan &lt;br /&gt;untuk engkau maupun aku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : untuk seseorang yang terlalu berharga dalam hidupku &lt;br /&gt;yang telah mengajarkan aku tentang cinta, kasih.&lt;br /&gt;yang telah pergi meninggalkan dunia dengan damai menuju sisiNyaBaca Selengkapnya&lt;br /&gt;(setelah mendengar lagu dari Josh Groban - To where you are)&lt;br /&gt;i miss you so much mama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Josh Groban&lt;br /&gt;To Where you are &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who can say for certain&lt;br /&gt;Maybe you're still here&lt;br /&gt;I feel you all around me&lt;br /&gt;Your memories so clear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deep in the stillness&lt;br /&gt;I can hear you speak&lt;br /&gt;You're still an inspiration&lt;br /&gt;Can it be &lt;br /&gt;That you are mine&lt;br /&gt;Forever love&lt;br /&gt;And you are watching over me from up above&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fly me up to where you are&lt;br /&gt;Beyond the distant star&lt;br /&gt;I wish upon tonight&lt;br /&gt;To see you smile&lt;br /&gt;If only for awhile to know you're there&lt;br /&gt;A breath away's not far&lt;br /&gt;To where you are&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Are you gently sleeping&lt;br /&gt;Here inside my dream&lt;br /&gt;And isn't faith believing&lt;br /&gt;All power can't be seen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As my heart holds you&lt;br /&gt;Just one beat away&lt;br /&gt;I cherish all you gave me everyday&lt;br /&gt;cause you are mine&lt;br /&gt;Forever love&lt;br /&gt;Watching me from up above&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And I believe&lt;br /&gt;That angels breathe&lt;br /&gt;And that love will live on and never leave&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fly me up&lt;br /&gt;To where you are&lt;br /&gt;Beyond the distant star&lt;br /&gt;I wish upon tonight&lt;br /&gt;To see you smile&lt;br /&gt;If only for awhile&lt;br /&gt;To know you're there&lt;br /&gt;A breath away's not far&lt;br /&gt;To where you are&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know you're there&lt;br /&gt;A breath away's not far&lt;br /&gt;To where you are &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beth&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4030745364024092745?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4030745364024092745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/to-where-you-are.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4030745364024092745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4030745364024092745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/to-where-you-are.html' title='To Where You are'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-484887804862741806</id><published>2009-11-06T09:39:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T10:11:08.552+07:00</updated><title type='text'>JEJAK LANGKAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvOTk6tkhoI/AAAAAAAAAD8/kU-ivCcmOaI/s1600-h/jejak-langkah-_-bayangan.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 353px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvOTk6tkhoI/AAAAAAAAAD8/kU-ivCcmOaI/s400/jejak-langkah-_-bayangan.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400822640592324226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kita tak pernah sama dengan hari kemarin &lt;br /&gt;bahkan jejak langkah kita &lt;br /&gt;selalu berada pada tempat yang berbeda&lt;br /&gt;pada pasir yang berbeda&lt;br /&gt;pada tanah yang berbeda&lt;br /&gt;namun akan tetap pada bumi yang sama&lt;br /&gt;pun pada langit yang sama &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jejak langkah itu &lt;br /&gt;dapat terhapus dengan desiran angin &lt;br /&gt;dapat terhapus oleh debu jalanan&lt;br /&gt;karena jejak langkah tak akan pernah berhenti menapak&lt;br /&gt;pada bumi yang yang sama, pada langit yang sama. &lt;br /&gt;karena ia tahu kemana harus melangkah&lt;br /&gt;kemana harus menjejakkan tujuannya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika engkaupun enggan melangkah &lt;br /&gt;dia selalu setia mengikuti nalurimu&lt;br /&gt;ketika engkau ingin segera berlari menembus dunia lain&lt;br /&gt;dia dengan setia akan ikut berlari denganmu&lt;br /&gt;ketika engkau ingin melompat menggapai langit &lt;br /&gt;diapun akan serta ikut melompat menggapai langit bersamamu&lt;br /&gt;bahkan pada tujuan terakhir kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth &lt;br /&gt;06.11.09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-484887804862741806?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/484887804862741806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/jejak-langkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/484887804862741806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/484887804862741806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/jejak-langkah.html' title='JEJAK LANGKAH'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvOTk6tkhoI/AAAAAAAAAD8/kU-ivCcmOaI/s72-c/jejak-langkah-_-bayangan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-5786384674980032017</id><published>2009-11-05T09:14:00.004+07:00</published><updated>2009-11-05T09:44:39.505+07:00</updated><title type='text'>SILUET</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvI7MFYFmNI/AAAAAAAAAD0/weoRVrTGdjk/s1600-h/siluet-punggung.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvI7MFYFmNI/AAAAAAAAAD0/weoRVrTGdjk/s320/siluet-punggung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400443981958322386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu Tuhan menciptakan banyak kisah dalam kehidupan &lt;br /&gt;dan kali ini, Dia merancang kisah untuk kita, kau dan aku&lt;br /&gt;Siluet - siluet yang Dia tampilkan dengan begitu artistik&lt;br /&gt;menjadi suatu kisah tentang siluet punggungmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini bermula ketika sore menjemput rembang malam &lt;br /&gt;ketika kita tertawa panjang bahkan sampai menangis bersama&lt;br /&gt;kau bercerita tentang perjalan kisah cintamu dengan dia&lt;br /&gt;kau juga bercerita tentang awal mula persahabatan kita&lt;br /&gt;kau katakan, kau adalah manusia berbahagia, karena kau mempunyai kelengkapan kisah yang dirancangNya&lt;br /&gt;kisah cinta dan persahabatan....&lt;br /&gt;kemudian kita merebahkan diri kita dipasir, memejamkan mata, dan tanganmu menggengam tanganku.&lt;br /&gt;"mari, kita saling bergandengan, karena kau adalah rangkaian dari  bagian kisah dalam hidupku" katamu kala itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara, ketika langit menampakkan senjanya&lt;br /&gt;kau bermain dan berlari mengejar ombak&lt;br /&gt;kemudian kau menatap matahari yang terbenam di ujung senja itu &lt;br /&gt;aku menikmati siluet punggungmu dari kejauhan&lt;br /&gt;saat seperti ini, aku merasa begitu merdeka&lt;br /&gt;tanpa harus bertatap mata denganmu, memperhatikanmu diam-diam sahabatku &lt;br /&gt;karena kisah siluet punggungmu &lt;br /&gt;adalah bagian dari kisah cinta dalam hidupku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-5786384674980032017?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/5786384674980032017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/siluet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5786384674980032017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5786384674980032017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/siluet.html' title='SILUET'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SvI7MFYFmNI/AAAAAAAAAD0/weoRVrTGdjk/s72-c/siluet-punggung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6152043192979487171</id><published>2009-11-05T09:02:00.001+07:00</published><updated>2009-11-05T09:06:57.632+07:00</updated><title type='text'>RAKYAT ku YANG MALANG</title><content type='html'>&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.0  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--&gt; 	&lt;/style&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Sesalkan Banyak RS Pemerintah Tolak Pasien Jamkesmas&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-family:lucida grande;" &gt;Bagi saya topik ini pantas untuk di diskusikan, ketika saya membaca berita bahwa  Komisi D DPRD Surabaya menyesalkan masih banyaknya Rumah Sakit (RS) milik pemerintah yang menolak pasien pengguna kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Surat Keterangan Miskin.dikatakan oleh pejabat pemerintah yang bersangkutan, bahwa aturan yang jelas dan tegas telah ada dalam Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Depkes itu, maka harusnya tidak ada alasan RS milik pemerintah menolak pasien dengan kartu Jamkesmas dan Surat Keterangan Miskin.Kalau aturan itu tidak segera dipatuhi dan dijalankan,akan banyak warga miskin di Surabaya yang makin menderita waktu mereka mengalami sakit karena tidak mampu berobat.&lt;/span&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Nyatanya, yang terjadi,masalah seperti ini bukan hanya terjadi di surabaya, diberbagai wilayah negeri kita termasuk jakarta, ibu kota negara sendiri tidak terkecuali. pemerintah lebih tertarik ketika berita tentang pembagian makanan gratis pada korban bencana diliput oleh media massa misalnya seperti dalam kasus lumpur lapindo sidoarjo, dibanding pemulihan (recovery)  dalam bidang kesehatan seperti contoh diatas, atau tentang pembangunan kembali infrastruktur yang telah rusak.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Dengan ini kita juga harus mulai meniadakan konsep-konsep yang mendefinisikan aktivitas pembagian makanan gratis sebagai tindakan 'amal'. Pola pikir 'amal' telah gagal menemukan inti penyebab kelaparan dan kemiskinan, serta cenderung membantu mendanai sebuah krisis tanpa pernah berusaha menyerang struktur institusional yang menghasilkan ketidakadilan tersebut. Kita seharusnya lebih memfokuskan pada penentangan terhadap struktur kekuasaan yang patriarkis.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Berikut adalah tulisan pramoedya yang saya kutip,&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;“…kemenangan demokrasi adalah ketika engkau bisa menjadi apa saja, mempunyai hak yang sama dengan orang lain, tak perlu menyembah dan menundukkan kepala kepada presiden atau menteri-menterinya. Berbuat sekehendak hati namun masih berada dalam batas hukum, &lt;strong&gt;Tapi&lt;/strong&gt;… kalau engkau tak punya uang, engkau akan lumpuh tak bisa bergerak”  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: lucida grande; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Ini semua adalah tentang diri kita, tentang pandangan kritis kita yang memiliki visi akan sebuah dunia yang lebih baik, sebuah dunia yang berusaha kita bangun saat ini. Dan inilah alasan mengapa pembahasan masalah seperti ini menjadi sangat penting.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6152043192979487171?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6152043192979487171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/rakyat-ku-yang-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6152043192979487171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6152043192979487171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/11/rakyat-ku-yang-malang.html' title='RAKYAT ku YANG MALANG'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-5067084736179190725</id><published>2009-10-26T08:35:00.006+07:00</published><updated>2009-10-28T16:52:13.869+07:00</updated><title type='text'>Female Ritual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuT_ySgCs4I/AAAAAAAAADM/KulNicbX9Wo/s1600-h/pregnant.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuT_ySgCs4I/AAAAAAAAADM/KulNicbX9Wo/s320/pregnant.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396719492921471874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Ketika saya mendapati foto ini beberapa hari sebelum saya posting blog saya, melihat, memperhatikan dengan seksama dan reaksi saya pertama kali adalah tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;ya...saya akan seperti ini entah kapan waktunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;Ritual yang dinikmati seorang perempuan, termasuk saya adalah membersihkan tubuhnya selagi mandi, memperhatikan setiap detail bagian tubuhnya, dan tiba pada bagian yang menjadi idaman perempuan, ya...bagian perut....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;imajinasi saya mengawang....dari perut ini akan tumbuh janin seorang bayi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Kau, makhluk kecil yang akan tumbuh dan berkembang dalam rahim seorang perempuan, calon ibumu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;kau turut merasakan ketika aku memperdengarkan musik klasik kesukaanmu, musik instrumen, perpaduan antara piano dan biola.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;saat itu kamu bergerak ke kanan- kekiri mengikuti alunannya.&lt;br /&gt;ketika suasana hati calon ibumu sedang gembira, kau menghentak-hentak di perut ibumu, melompat seakan rahim ini adalah balon udara yang dapat kau bawa terbang ke angkasa, karena ketika kau di dalam rahim ibumu, rahim ini seakan seperti sebuah surga bermain bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jangan kau khawatir....setelah kau hadir dalam dunia ini, tangan ibumu yang akan selalu menjaga dan menuntunmu untuk berjalan bersama dalam dunia ini, tangan ibumu sama seperti surga ketika kau masih merasakan dalam rahim ibumu.&lt;br /&gt;Tangan ibumu yang ketika kau terjatuh, dengan cekatan,dia akan berlari dan segera menghampirimu untuk membersikan luka-lukamu, bukan dia membiarkan kau terjatuh, dia hanya mengajarmu bahwa kadang-kala kau  harus terjatuh supaya kau dapat belajar bangkit dan berjalan kembali.&lt;br /&gt;dari tangan Ibumu kau pun merasakan kehangatan, ketika dalam pelukannya selagi kau tertidur, tangannya seperti sebuah selimut dan mengusap halus punggungmu.&lt;br /&gt;Dari tangan ibumu,  akan terselip doa bagimu selagi dia membelai kepalamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini terinspirasi dari kakak saya, ketika dia mengalami proses kehamilannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;ketika saya meminjamkan tape recorder saya , kemudian saya perdengarkan musik klasik di samping perutnya sambil si calon ibu ini merilekskan dirinya ikut tenggelam dalam alunan musik tadi.&lt;br /&gt;Juga kepada seorang teman ketika saya berkesempatan mengunjungi selagi proses kelahirannya telah usai beberapa jam sebelumnya dengan selamat, saya sampai terheran atas perubahan fisik yang saya temukan.&lt;br /&gt;wajah seorang ibu yang cantik, anggun dan keibuan yang memancar.dan ini adalah suatu "Proses" panjang yang akan terjadi kelak untuk semua perempuan di dunia ini tak terkecuali saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini, sengaja  saya tidak akan membahas mengenai perjuangan keras seorang ibu pada saat proses sebuah kelahiran, dimana selama ini hal itu tidak jarang menjadi sebuah alasan seorang ibu untuk mengajar anaknya untuk berbhakti kepada orang tuanya (semacam anekdot), tidak salah memang, hanya terlepas dari itu adalah sebuah alasan atau bukan, ada perasaan dan hati yang berbicara yang saling merasakan dan mengikat diantaranya.&lt;br /&gt;justru yang menarik bagi saya adalah proses sebuah hubungan yang tercipta selagi seorang anak tumbuh dalam janin seorang ibu, kemudian ketika akhirnya terlahir dalam dunia ini.&lt;br /&gt;ya, sebuah hubungan batin yang unik, antara ibu dan anak.&lt;br /&gt;dan saya senantiasa menanti menjadi seorang perempuan yang akan berproses menjadi seorang ibu.&lt;br /&gt;sekali lagi saya tersenyum memandangi gambar ini.&lt;br /&gt;ya....saya akan berproses  menjadi seorang ibu suatu hari kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;br /&gt;26.10.09&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-5067084736179190725?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/5067084736179190725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/catatan-seorang-ibu.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5067084736179190725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/5067084736179190725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/catatan-seorang-ibu.html' title='Female Ritual'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuT_ySgCs4I/AAAAAAAAADM/KulNicbX9Wo/s72-c/pregnant.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6357903184126885859</id><published>2009-10-23T18:50:00.000+07:00</published><updated>2009-10-24T01:17:17.075+07:00</updated><title type='text'>My dear, Freedom</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuHzGRrtiSI/AAAAAAAAADE/l9-GiT3mVBs/s1600-h/TERIKAT+KEBEBASAN+-+2003+-+42+x+46+cm+-+ballpoint.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 260px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuHzGRrtiSI/AAAAAAAAADE/l9-GiT3mVBs/s320/TERIKAT+KEBEBASAN+-+2003+-+42+x+46+cm+-+ballpoint.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395861117718071586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Dear,my Freedom......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau, embrio yang akan lahir tanpa wujud nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;untuk dia yang terus mengalir dalam pikiran saya,mengikuti aliran dalam darah saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;dan untuk dia yang terus mengawang mengitari alam bawah sadar saya, ketika saya tertidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;yang menemani saya dalam bermimpi, yang mengajak saya bersenda gurau dengan imajinasi yang tak tertahan, memuncak dan tiba nantinya..meledak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;ya, saya  dilahirkan bukan  untuk menjadi seorang pemimpi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;tapi saya bermimpi bertemu dia dalam nyata, bukan absurd, bukan pula angan-angan yang tertawan dalam ruangnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;saya, pun demikian, saya tertawa, " tertawan dalam ruangnya sendiri" konyol!!! tapi itulah yang terjadi kebanyakan dari kita tanpa kita sadar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;baru saja,tadi siang dalam kerumunan lautan manusia, saya terduduk memperhatikan gerak-gerik orang. ada bapak tua yang menatap kosong koran yang dibacanya, seorang ibu berbincang dengan seorang ibu yang lain, bergosip tentang isu sekitarnya,tertawa meledak mendengarkan omong kosong itu.Seorang customer service bank swasta yang tersenyum kepada nasabah,namun saya melihat bukan sebagai bentuk ketulusan,tapi justru seperti  prosedural, sistem dan aturan yang menguasai, dalam aturan dimana seorang customer service harus bersikap ramah dan tersenyum dengan customernya, kemudian di sebuah ATM,seorang ibu dengan bawaan banyak barang belanjanya merogoh tas nya mengambil ATM dengan terburu-buru, meletakkan barang belanjaannya kemudian bergegas dengan cepat untuk pergi meninggalkan ATM.&lt;br /&gt;Manusia robot!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;saya bermimpi,manusia menjadi seorang "manusia",bukan robot,bukan pula mesin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;saya berharap mimpi saya  kelak menjadi nyata,saya  tidak pernah merasa bermimpi terlalu tinggi untuk hal ini &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;kebebasan yang hakekatnya menjadi sesuatu yang hakiki bagi manusia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;saya bermimpi,&lt;br /&gt;karena saya manusia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;bukan robot,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;bukan pula mesin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Beth&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;24.10.09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;(1:02 am)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6357903184126885859?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6357903184126885859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/my-dear-freedom.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6357903184126885859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6357903184126885859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/my-dear-freedom.html' title='My dear, Freedom'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SuHzGRrtiSI/AAAAAAAAADE/l9-GiT3mVBs/s72-c/TERIKAT+KEBEBASAN+-+2003+-+42+x+46+cm+-+ballpoint.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4624166069949973949</id><published>2009-10-20T19:24:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T11:05:10.042+07:00</updated><title type='text'>Kunci Kehidupan</title><content type='html'>sebenarnya, setelah saya merefleksikan lebih kedalam tentang diri saya, mencoba mengenal diri saya, dimana orang-orang bilang saya beruntung dalam hidup,ada faktor lucky kata mereka yang selalu menemani dalam perjalanan hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya masuk lebih dalam ke diri saya....akhirnya saya menemukan kuncinya.&lt;br /&gt;saya termasuk orang yang berani buka suara (angkat bicara), termasuk orang yang vocal, dimanapun lingkungan tempat saya berpijak, artinya saya berusaha konsekuen dengan pilihan hidup yang saya ambil. saat salah, saya belajar mengakui kesalahan yang telah saya lakukan, tapi ketika benar, keadilan harus ditegakkan.&lt;br /&gt;contoh lain, saya yakin semua orang bisa menjawab, dikelas komunikasi saya, dosen saya menanyakan hal yang memang logik dan dapat ditelaah, ketika dosen saya menanyakan tentang definisi motif dan tujuan, meskipun  penjelasan yang diberikan berbeda-beda pada tiap orang, saya yakin kesimpulan dari jawaban itu dalam rangkuman pengertian yang sama. saya langsung mengangkat tangan saya, mendefinisikan pertanyaan itu dengan jawaban saya, dan akhirnya nilai 10 pun saya dapatkan, sementara saya perhatikan teman-teman saya, dari bahasa tubuh dan psikologis sikap seseorang yang saya tangkap, sebenarnya mereka tahu jawabannya hanya mereka tidak berani mengambil resiko, entah jika jawaban mereka ditertawakan atau barangkali diberikan tepuk tangan yang meriah.&lt;br /&gt;bagi saya, resiko itu selalu ada selama itu masih bersifat keputusan. artinya keputusan yang kita ambil dalam hidup akan ada faktor resiko dan kemenangan, ketika kita dihadapkan pada sebuah keputusan artinya kita telah siap terhadap resiko yang menghadang, ataupun kemenangan yang menanti didepan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bersyukur, kadangkala orang gemas ketika mereka dihadapkan pada pertanyaan yang saya ajukan, segala sesuatu yang tidak jelas, akan terus saya telusuri jawabannya, entah rasa ingin tahu saya yang cukup besar atau saya termasuk kritis dalam berpikir, termasuk juga karena saya agak preman kali ye....hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya rasa faktor berani mengambil resiko, vocal dan kritis menjadi kunci jawaban kehidupan saya.maksud saya berbagi hal ini dalam blog saya bukan dengan maksud memamerkan sifat preman saya, atau dengan maksud menulis "kekurangan" sendiri, hanya saja saya ingin berbagi kepada pembaca bahwa hidup itu bukan pilihan tapi keputusan, keputusan yang mengajar kita tentang arti lain dari resiko dan kemenangan dalam hidup, so,... hadapilah hidup, katakan bahwa kita siap dengan keputusan hidup yang kita ambil dan kita jalani saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eits... sebenarnya belum selesai tulisan saya, hanya berhubung ada teman yang menunggu saya malam ini, sms nya sudah sampai di ponsel saya, dia mengatakan " bu, saya sudah didepan kantormu ya" akhirnya harus saya akhiri dulu ya. bye... see u in the next my blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beth&lt;br /&gt;20.10.09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4624166069949973949?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4624166069949973949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/kunci-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4624166069949973949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4624166069949973949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/kunci-kehidupan.html' title='Kunci Kehidupan'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3910281076973300616</id><published>2009-10-16T10:57:00.000+07:00</published><updated>2009-10-16T13:12:54.534+07:00</updated><title type='text'>Doa  = Penebusan Dosa ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/StgN84Ui1eI/AAAAAAAAAC8/Hj8DowjB6RY/s1600-h/U+203.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/StgN84Ui1eI/AAAAAAAAAC8/Hj8DowjB6RY/s320/U+203.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393075893338035682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;-I-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"Kau pikir kau siapa?" tanyamu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"beraninya kau mendefinisikan arti sebuah doa di depanku, aku jelas lebih mengerti hal itu."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"kamu lupa bahwa aku pemuka agama di kampung ini, kamu lupa bahwa aku orang beriman, dan apakah kamu lupa aku selalu menjadi pembicara dalam diskusi-diskusi keagamaan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;kamu masih terlalu ingusan untuk menjadi mitra diskusi soal doa dengan aku!!".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-II-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"Ah... mereka pikir dengan cara menunduk-nunduk, menyembah, bernyanyi, memakai pakaian keagamaan yang serba putih dan bersih, mereka sudah layak disebut orang beriman, mereka sudah mengagung-agungkan Tuhan, apa mereka pikir mereka adalah orang-orang suci, bebas dari dosa hanya karena mereka berdoa? dosa, kesalahan, kajahatan bisa lunas hanya dengan modal mulut bicara?"&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-III-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"Aku belum makan seharian itu, telah aku korek-korek sisa makanan yang masih layak dimakan, di semua tempat sampah kampungku,tapi nyatanya semua telah menjadi belatung, menyebarkan bau yang tidak wajar, ingin aku makan saja, aku gak peduli, serasa hidung dan mataku sudah tidak berfungsi lagi gunanya.mereka mengatakan sampah-sampah makanan ini bau, bagiku seperti hidangan lezat tersaji untuk perutku yang keroncongan, dahagaku juga haus, bulir-bulir keringat ini bukan karena aku kepanasan tapi karena aku menahan sakit yang menusuk perutku, lambungku. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;tadi siang aku telah ketuk pintu-pintu rumah warga kampungku,untuk meminta sekiranya sedikit makanan untukku, namun mereka malah meludahiku, menyuruhku menyingkir dari hadapan mereka, karena aku bau, kotor. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;mereka mencerca aku, mendorongku jatuh sampai ke parit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;aku memang kotor, kelihatan hina, tapi kalian yang berpakaian bersih, justru bisa berbuat kotor kepadaku, bahkan untuk sesamamu, kalian berteriak dalam menyembah Tuhan, tapi kalian malah menutup mulut, menyimpan tangan kalian pada saku celana, ketika aku terjatuh. kalian menangis dalam doa, tapi kalian mencaci maki untuk orang seperti aku. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;baiklah kiranya aku tetap menjadi seperti ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Beth   &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;16.10.09&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3910281076973300616?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3910281076973300616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/doa-penebusan-dosa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3910281076973300616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3910281076973300616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/doa-penebusan-dosa.html' title='Doa  = Penebusan Dosa ?'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/StgN84Ui1eI/AAAAAAAAAC8/Hj8DowjB6RY/s72-c/U+203.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-7442858903401187555</id><published>2009-10-06T07:59:00.000+07:00</published><updated>2009-10-06T08:09:12.830+07:00</updated><title type='text'>LABIRIN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin adalah sebuah nama dari balik keterasingan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semakin lama semakin menyendiri dalam keheningannya  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hanya dengan pikirannya sendiri dia merasa akrab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terkadang dia merasa semakin intim dengan ilusi dan mimpinya yang entah menguap bersama dengan teriakkannya.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin, bagiku adalah sebuah pantulan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia sahabat dalam lamunan dari berbagai pertanyaanku yang tak terjawab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia juga bukan sesuatu yang nyata, absurd.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hanya ada dalam imajinasiku, bersenggama dalam berbagai pertanyaan tentang  jalan pikirannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin, sedikit dari banyak nama yang membuat aku bangga menjadi seorang wanita&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana tidak, ketika dalam keterasingan dengan pemikirannya, hanya aku yang dia punya  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tempat dia meluluh lantahkan pikirannya yang liar dalam pelukan seorang perempuan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tempat terakhir  yang membuatnya tidur terlelap dalam pangkuanku ,setelah semangatnya yang hampir tenggelam bersama teriakannya yang tak pernah didengar, persis seperti bayi dalam gendongan ibunya  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia merasa haus…aku tahu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia merasa sendiri, akupun sadar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia tidak membutuhkan dukungan dari teriakan – teriakan yang dia lakukan selama ini  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia sudah terbiasa sendiri….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akupun sadar, meski sebagian kecil mendukung, itupun hanya sementara…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akan hilang ketika  kondisinya sudah terjebak, dan akhirnya dia kembali ditinggalkan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia hanya memiliki aku, tempat dia bertanya tentang keinginannya yang tak terjawab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tempat dia merebahkan sementara semangatnya  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seorang labirin yang akhirnya menangis dalam bahuku, sahabatnya  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tempat yang selalu terbuka untuk membagi bebannya selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin, aku yakin aku telah cukup mengenalmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jauh sebelum engkau mengenal dengan baik siapa dirimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketika kamu mulai merasakan cinta dan akhirnya membuatmu terbakar oleh sembilan matahari diseberang sana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sembilan matahari, julukan yang membuat darahmu mendidih ketika kau akhirnya ditinggalkannya demi mencari sebuah kenyamanan yang menjanjikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia hanya memuja semangatmu, jiwa laki-lakimu, yang haus berteriak untuk mawakili satu kata, keadilan. namun cintamu akan mundur pada akhirnya untuk sebuah kata yaitu kenyamanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin, seperti ego yang selalu haus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merasa dapat terus menentang badai, dengan bendera perang yang dapat selalu kau kibarkan kapanpun kau mau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemana lagi dirimu akan pergi, akan berteriak dan akan mencari pemimpin-pemimpin yang haus darah rakyat miskin, kau bawa, kau arak lalu kau penggal   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagimu, aku hanya sebuah harmony, yang selalu berusaha melihat apa yang dapat aku lihat, mendengar untuk sesuatu yang dapat aku dengar, dan persis sekarang merasakan apa yang dapat aku rasakan.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti saat ini, merasakan keterasinganmu, merasakan kesendirian dalam labirinmu sendiri.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tempatmu berdiskusi tentang banyak hal, kemanusiaan yang menyetuh, sosialisme yang radikal  dan alam yang menggetarkan. Kata” empati”  yang sudah terlupakan olehmu karena kau masih terus haus akan ego pikiranmu, telah pula kita  diskusikan pada malam yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Segala sesuatu kau nilai dengan  nalarmu, namun saat itu aku bilang… bahwa kadang kala kita harus membuang ego kita, standard, aturan dan norma-norma masyarakat. Tidak perlu menghiraukan semua itu, kita lepaskan, saatnya kita berbicara dengan hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Disaat yang lain, aku menghilang….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membiarkan dirimu bebas dengan jalan pikiranmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membiarkan dirimu menemukan jawaban dari pertanyaanmu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku membiarkan engkau membebaskan pikiranmu dari aku,  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membiarkan engkau menemukan kembali semangat yang hampir padam  dari sebuah cinta diluar sana&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membiarkan engkau menguji sendiri apakah kau bisa melangkah tanpa aku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin, entah sudah berapa kali kau menghabiskan waktumu membaca buku, melahap semuanya dalam otakmu dan kemudian memuntahkannya dalam bentuk orasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kadang kala kau beronani dengan kenyataan sesungguhnya, bagian yang kadang menggelitikmu lalu kau akhirnya terkapar lemas setelah mencapai klimaks dari mimpi-mimpimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kadang dia naif, menegadahkan wajahnya ke langit luas dan berteriak “ mengapa ini harus terjadi ?” sekali lagi aku mengingatkannya bahwa apa yang seharusnya terjadi biarkan terjadi, tidak ada yang akhirnya berbenturan, yang ada adalah mengikuti alur.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagiku…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Labirin masih sesuatu yang absurd bagiku…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sesuatu yang sulit untuk aku jangkau…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;karib,  intim, penuh gejolak  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;persahabatan yang aneh antara suatu harmony dan nalar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Beth &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;02.10.09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-7442858903401187555?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/7442858903401187555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/labirin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7442858903401187555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/7442858903401187555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/labirin.html' title='LABIRIN'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1509493776517205415</id><published>2009-10-02T08:56:00.000+07:00</published><updated>2009-10-02T09:21:56.175+07:00</updated><title type='text'>BATIK PEMULUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SsVfZYOqFrI/AAAAAAAAACU/p65CxNx28Eg/s1600-h/pemulung-cilik3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SsVfZYOqFrI/AAAAAAAAACU/p65CxNx28Eg/s320/pemulung-cilik3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387817418823964338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Miris sekaligus dilematis, itulah yang saya rasakan sebagai anak bangsa ketika saya melihat seorang pemulung masih tetap menggunakan batik, warisan budaya indonesia yang tetap dipertahankan dan dijunjung tinggi bangsa indonesia, bangsanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tanggal 2 0ktober 2009, UNESCO mencanangkan batik sebagai warisan budaya dunia.semua orang menggunakan batik untuk mendukung penggalakan itu pada tanggal tersebut.&lt;br /&gt;namun hati saya sungguh miris ketika bahkan seorang pemulung tetap ikut mendukung penggalakan program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dibilang untuk membeli makan saja sudah sulit untuk mereka, Batik bagi dia adalah sebuah citra diri sebagai anak bangsa, bangsa yang telah memalingkan mukanya terhadap nasibnya sendiri,bahkan memandangnyapun sepeti sebuah momok bagi para pemimpin bangsanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi seorang pemulung, batik itu adalah satu-satunya harta kekayaannya yang dapat dibanggakan ketika ini menjadi sebuah warisan untuk anak dan cucunya.&lt;br /&gt;Hai para pemimpin, tidakkah kau tersentil egomu, atau saya mungkin lebih mengharapkan hal-hal seperti ini menampar ego mereka.tidakkah engkau seharusnya lebih memperhatikan adakah pakaian layak yang dapat engkau berikan kepada anak-anak bangsa ini yang merasa tersingkir dari negerinya sendiri, ya... pakaian compang camping ini menjadi harta kedua bagi pemulung selain batik tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah engkau bertanya sudahkan mereka mendapatkan makanan yang layak dimakan, bukan dari hasil mengais dari tempat-tempat sampah di negeri nya sendiri, sedangkan engkau duduk bak seorang  raja sedang menjamu bangsa lain dengan hidangan super mahal dan enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ada bersamamu orang-orang malang....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1509493776517205415?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1509493776517205415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/batik-pemulung.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1509493776517205415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1509493776517205415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/10/batik-pemulung.html' title='BATIK PEMULUNG'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SsVfZYOqFrI/AAAAAAAAACU/p65CxNx28Eg/s72-c/pemulung-cilik3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-3256645953986502290</id><published>2009-09-27T11:50:00.000+07:00</published><updated>2009-10-23T18:50:28.941+07:00</updated><title type='text'>MEMOAR MAMA DAN TEH TUBRUK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr7-SCka5pI/AAAAAAAAACM/JWtTE3rbW-k/s1600-h/1tea2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr7-SCka5pI/AAAAAAAAACM/JWtTE3rbW-k/s320/1tea2.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386021790262421138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ketika malam menjemput matahari untuk kembali pulang, dan mengucapkan selamat datang kepada bulan, malam ini kembali saya mengingat sosok mama saya.&lt;br /&gt;mama, telah berpulang kerumah Bapa pada bulan juni lalu  tahun ini karena sakit ginjal.&lt;br /&gt;banyak kenangan yang terekam dalam ingatan saya sewaktu mama masih hidup. namun yang akan saya tulis dalam blog saya ini adalah tentang memoar mama dan teh tubruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mama, ternyata memperhatian kebiasaan kecil saya tentang teh.&lt;br /&gt;saya lebih menyukai teh tubruk, dibanding teh celup.&lt;br /&gt;mengapa?bukankah lebih praktis di zaman ini dengan segala macam aktivitas manusia saat ini yang dituntut oleh zaman untuk selalu cepat.&lt;br /&gt;Alasan saya pertama karena saya berusaha membiasakan diri saya untuk tidak memdapatkan segala sesuatunya dengan cara yang praktis. Alasan kedua karena peduli dengan kesehatan.dari informasi yang saya baca dari  bahwa pencelupan kantong teh berlama-lama dalam gelas sangat berbahaya untuk kesehatan  karena penggunaan kantong teh tersebut dari kertas, nah kertas tersebut yang sangat berbahaya untuk kesehatan karena mengandung klorin.&lt;br /&gt;berikut ini adalah ulasan yang saya dapat dari artikel yang saya baca mengenai bahaya dari teh celup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anda gemar minum teh? dan, sebagai manusia modern anda tentu suka segala sesuatu yang praktis kan? Nah, anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teg, mungkin anda minum teh karena yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun apa anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mungkin, pikir anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh...padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika anda mencelupkan teh lebih dari 3-5 menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri membusuk dan tahan lama&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. fungsinya,. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih.karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. tak jauh beda dari  racun serangga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Banyak penelitian mencurigai kaitan antara auspan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir caca mental terbelakang, dan kanker.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kembalilah minum teh tubruk ala kampung, merokok dengan daun atau cangklong lagi atau for advance tinggalkan rokok sama sekali, back to 60's style.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan ketiga karena pengaruh penggunaan kertas dalam pengemasan teh celup terhadap bumi ibu pertiwi semakin mengancam, diantaranya isu global warming yang mendominasi berita seputar lingkungan saat ini. sekali lagi bantu bumi untuk memperbaikinya dari hal kecil seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya begitu menikmati proses pembuatan teh ini. meletakkan  beberapa daun teh pada gelas saya, menyiramnya dengan air panas, membiarkannya setengah panas, tanpa menyaringnya saya menyeruput teh saya, ah maknyus rasanya.&lt;br /&gt;ritual ini biasa saya lakukan pada sore hari. kata orang bahwa waktu sore adalah waktu yang tepat untuk minum teh, mungkin juga tepat karena menurut saya meminum teh pada sore hari membantu mengurangi lelah dan stress yang mengganggu setelah sekian jam kita bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah mama selalu tau kebiasaan kecil saya ini, kebiasaan mama ngobrol dengan teman-teman saya kadang merembet membahas masalah teh ini, menceritakan kepada teman-teman saya bahwa saya mempunyai kebiasaan minum teh tubruk ini.&lt;br /&gt;Ternyata sosok mama tanpa saya sadari selama ini sangat memperhatikan kebiasaan kecil sekalipun tentang saya, buat saya sungguh luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mama, saya  tahu sekarang mama sedang menikmati segelas teh bersama Bapa di surga sana, diwaktu yang sama engkau juga memperhatikan saya sedang minum teh tubruk ini dari balik awan diatas sana.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-3256645953986502290?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/3256645953986502290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/memoar-mama-dan-teh-tubruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3256645953986502290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/3256645953986502290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/memoar-mama-dan-teh-tubruk.html' title='MEMOAR MAMA DAN TEH TUBRUK'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr7-SCka5pI/AAAAAAAAACM/JWtTE3rbW-k/s72-c/1tea2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-892487511330977537</id><published>2009-09-27T02:49:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T03:09:32.360+07:00</updated><title type='text'>KARTU POS</title><content type='html'>Kepada sebuah kartu pos&lt;br /&gt;kutitipkan resahku diambang pintu itu&lt;br /&gt;mengetuk nurani yang tak pernah terbalas&lt;br /&gt;meski itupun sebuah kemungkinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada sebuah kartu pos,&lt;br /&gt;ku sampaikan sebuah salam dari sebuah rasa yang bernama hati&lt;br /&gt;kata -kata yang tak bisa lagi terbendung dalam muram&lt;br /&gt;meski kau tak pernah mempercayainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada sebuah kartu pos,&lt;br /&gt;ku kandung didalamnya gelak tawa, tangisan, canda, dan gelisah hatiku&lt;br /&gt;meski kau tidak pernah merasakannya&lt;br /&gt;selembar kartu pos yang akan menceritakannya padamu nanti&lt;br /&gt;selagi kau membacanya menjelang tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dari surga, berkali-kali kartu pos ini terkirim kepadamu&lt;br /&gt;ada sesuatu yang tak pernah bisa aku tulis didalamnya&lt;br /&gt;sesuatu yang hanya bisa aku sampaikan kepada Bapaku&lt;br /&gt;sebuah doa&lt;br /&gt;semoga kartu pos yang aku kirimkan padamu akan sampai kepadamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-892487511330977537?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/892487511330977537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/kartu-pos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/892487511330977537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/892487511330977537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/kartu-pos.html' title='KARTU POS'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1150415159450386579</id><published>2009-09-27T02:45:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:47:53.974+07:00</updated><title type='text'>CERMIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr5vwyquHnI/AAAAAAAAACE/Dj5myDx8CJU/s1600-h/6380_1115064749308_1007625605_30263936_3873599_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr5vwyquHnI/AAAAAAAAACE/Dj5myDx8CJU/s320/6380_1115064749308_1007625605_30263936_3873599_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385865088407051890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Seorang gadis kecil berdiri dihadapanmu,memanggilmu dan hanya bertegur sapa saja.&lt;br /&gt;Mengantarkan cermin diri di hadapanmu dan kaupun berkata dalam hati bahwa gadis kecil ini telah aku kenal sangat lama. Batinnya. Sungguh dramatisir atau hanya kebetulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri itu datang dan pergi tanpa di ketahui, melintas sekejap kemudian menghilang dalam keheningan.hari ini menangis dan esokpun kau melihatnya kembali tertawa.saat ini ia berjalan kedepan tapi esoknya ia akan mundur dalam kerapuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri mengingatkanmu pada dirimu, pantulan yang kadang membuatmu berpikir kenapa ada seseorang yag hampir sama persis denganmu.kesadaran itulah yang membuatnya merasakan sebuah rasa yang tumbuh dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri itu kadang naïf katanya. Kadang membuka diri dan bahkan menutup diri tanpa celah menganga.sering kali membuatnya lelah. Seperti itulah cermin diri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia harus pergi maka diapun akan pergi. Sendiri di tanah asing, namun membawa&lt;br /&gt;Cerita bahagia mengikutinya. Diapun bermimpi…. Mimpi panjang dalam tidurnya yang lelah dan larut dalam gelapnya malam dgn selubung di kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali cermin diri itu sulit untuk di lihat dan sangat sulit untuk mengenal dirinya.bahka dia harus tertawa dalam tangisnya, mencoba bangkit dalm kerapuhannya, tapi lagi-lagi dia tertatih tatih karena tidak berdaya untuk berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri… kau begitu beruntung dan sedikit malang , kau masih bisa tertawa dalam sedihmu, tapi malangnya kau tetap bisa tertawa tanpa menikmati air matamu.kau memberontak dalam ketidak berdayaan mu namun beruntungnya kau mempunyai hati yang mudah tersentuh&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30263936&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=112296172599&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=112296172599&amp;amp;id=1007625605"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1150415159450386579?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1150415159450386579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/cermin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1150415159450386579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1150415159450386579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/cermin.html' title='CERMIN'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Sr5vwyquHnI/AAAAAAAAACE/Dj5myDx8CJU/s72-c/6380_1115064749308_1007625605_30263936_3873599_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-1712816601652916983</id><published>2009-09-27T02:44:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:45:03.775+07:00</updated><title type='text'>Hujan sore ini</title><content type='html'>Aku ingin bercerita tentang hujan sore ini...&lt;br /&gt;rintiknya mencoba menjejaki tanah&lt;br /&gt;halunya memberikan warna jernih pada bunga kenanga itu&lt;br /&gt;genta ikut menari bersamanya&lt;br /&gt;berkawan dengan angin dan badai sore ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan alunan dari petir yang membahana&lt;br /&gt;dengan kilatan cahaya dari surga&lt;br /&gt;dengan awan yang tertutup mendung sore ini&lt;br /&gt;dan tanpa pertanyaan, kapan hujan akan berhenti hari ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wajah-wajah yang tak dikenal memagari aku&lt;br /&gt;tanpa kata...tanpa ekspresi...&lt;br /&gt;sayup-sayup terdengar suara&lt;br /&gt;"Hey...ajari aku cinta"!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taukah kalian...aku tidak bisa hanya berdiam,.....&lt;br /&gt;menunggu kalian semua menghilang dari muka bumi ini&lt;br /&gt;tanpa takut petir, badai, angin....&lt;br /&gt;aku berlari....mencapai ujung jalan itu &lt;br /&gt;dan aku yakin  masih ada harapan yang menyertai&lt;br /&gt;aku akan turut serta mengajak kalian....&lt;br /&gt;persis seperti kalian, wahai hujan, angin, badai, genta.....&lt;br /&gt;karena disana....diujung jalan itu&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;aku belajar tentang cinta....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-1712816601652916983?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/1712816601652916983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/hujan-sore-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1712816601652916983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/1712816601652916983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/hujan-sore-ini.html' title='Hujan sore ini'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-487942598983000367</id><published>2009-09-27T02:32:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:43:34.336+07:00</updated><title type='text'>Layang- layang</title><content type='html'>Yang hilang,yang telah berlalu,&lt;br /&gt;Kulihat sebuah layang2 putus menari diawan.&lt;br /&gt;Entah dari mana asalnya&lt;br /&gt;Barat kah,atau timur,utara,selatan???&lt;br /&gt;Ah... aku gak perduli,&lt;br /&gt;Yang aku tau,dia akan terus terbang mengikuti angin,&lt;br /&gt;Dan akan berhenti ketika dia melihat dibawah sana,&lt;br /&gt;Seorang bocah yg menatap ke langit luas dgn sebuah harapan.&lt;br /&gt;Seperti yg dia lakukan hari sebelumnya&lt;br /&gt;berlari mengikuti angin yg telah membawa layang-layangnya pergi&lt;br /&gt;Dan dia yakin bahwa yg hilang,yg berlalu... dgn sebuah harapan,&lt;br /&gt;Akan kembali padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah kita mempercayai sebuah keyakinan?&lt;br /&gt;tentunya sebelum kita belajar tentang sebuah keyakinan, kita harus belajar mendengar suara hati kita,belajar tentang kepercayaan yang terkandung  didalamnya, dan untuk mendengar suara hati kita, dibutuhkan kepekaan.&lt;br /&gt;pertanyaannya adalah kepada siapa kita percaya?&lt;br /&gt;mempercayai diri kita,mempercayai  keyakinan hati kita sendiri apakah berada pada urutan pertama dalam hidup kita?.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-487942598983000367?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/487942598983000367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/layang-layang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/487942598983000367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/487942598983000367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2009/09/layang-layang.html' title='Layang- layang'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-207319240459143594</id><published>2008-12-17T08:29:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:17:05.263+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari kejenuhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUhXmI24ZhI/AAAAAAAAAAk/UkIg-S6F-_k/s1600-h/Danau.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280566875816224274" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 300px; height: 207px; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUhXmI24ZhI/AAAAAAAAAAk/UkIg-S6F-_k/s320/Danau.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor  "butuh" masih terjadi dalam hidup saya, kebutuhan akan sandang, pangan, papan, .... dsb... kebutuhan konsumtif dan semuanya itu lagi-lagi juga kembali pada apa yang namanya “uang”. dan sebagian orang berfikir bahwa itulah dasar dari segalanya dalam hidup.&lt;br /&gt;saya... mwncoba memisahkan diri dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya teringat dengan perkataan teman saya di bali, dan saya lebih tertarik memanggilnya “Guru” . Waktu itu saya sempat berbicang-bincang dalam email dengan “guru” saya ini. Saat itu saya masih bekerja di perusahaan lama, lumayan lama sekitar 5 atau 6 tahun.ada kejenuhan dalam diri saya, dan akhirnya saya memutuskan mengundurkan diri dari perusahaan itu,Karena apa.... kejenuhan itu sangat berimbas tidak baik untuk diri saya secara pribadi ataupun untuk perusahaan. Saya hanya bersikap “fair” saja saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa bahwa pekerjaan-pekerjaan yang saya jalani selama ini bukan pilihan hidup saya pribadi, pekerjaan dengan rutinitas... dan segala sesuatunya dihitung dengan &lt;strong&gt;untung dan rugi.(&lt;/strong&gt;Cetak tebal dari saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saya sangat tidak nyaman dengan semua itu, yang terpenting bagi saya adalah menikmati hidup dengan bahagia, sederhana dengan "apa adanya" saya.&lt;br /&gt;Saya tidak mengerti mengapa itu yang menjadi keinginan saya saat ini.&lt;br /&gt;Dan teman saya ini pun membalas email saya,isi emailnya adalah&lt;br /&gt;saya baru buka hari ini jadi baru bisa balas.kabar saya?saya senang saat membaca &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"email dari bet2.after so long....selamat atas kerja barunya. semoga menemukan apa yang dicari.saya sekarang berada di tempat yang sejak lama saya inginkan. sebuah tempat dimana orang2 yang memikul beban hidup dapat istirahat sejenak, melihat kedalam diri, kemudian bangkit dengan semangat baru untuk terjun lagi memikul tanggungjawab. tempat dimana jiwa yang sedang mengalami kelelahan dapat berendam dalam keheningan untuk menemukan kembali kesegaran dan cinta sebelum bergelut lagi dengan dunia maya.&lt;br /&gt;tempat dimana jiwa yang terhimpit beban hidup dapat beristirahat dan menemukan kembali cahaya kebangkitannya. nama tempatnya l'ayureveda ... dimana bet2 pernah menikmatinya...(ya.. saat itu kunjungan saya ke bali dan berkesempatan untuk singgah ke tempat itu.)terimakasih sekali lagi email darimu.... email bet2 membantu saya melihat kedalam diri lagi...karena sering kali kita terjebak diaktifitas permukaan yang penuh jebakan dan membingungkan....tetapi begitu kita melihat kedalam diri... gelombang dipermukaan menjadi sebuah "buku"untuk dibaca dan dicerna...kita harus senantiasa kembali kedalam diri... kedamaian... kebahagiaan... ada didalam diri.sharing... that's the key!from heart to heart...that's the key!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email dari “guru” itupun akhirnya berlanjut, saya berkata padanya bahwa di email saya sebelumnya saya katakan bahwa saya kurang merasa nyaman hidup di dunia yang penuh perhitungan dengan untung dan ruginya.Memang hidup di dunia juga tidak bisa lepas begitu saja tanpa uang, saya pun tidak memungkirinya.apakah saya mengalami kejenuhan.... dan kalau mau dibilang kejenuhan dalam hidup. Saya memimpikan memiliki rumah kayu kecil di daerah pedalaman dengan halaman yang luas (jauh dari keramaian dan hiruk pikuk) dimana nantinya tanah itu akan saya fungsikan sebagai perkebunan sayur kecil, pagi hari saya menyapa sayur2 yang saya tanam, saya sirami, sore hari saya bisa memca buku di beranda rumah saya, malamnya saya bisa bercengkrama dengan keluarga saya, hanya terdengar tawa keluarga saya dan tentunya bunyi jangkrik yang sedang berpesta di malam hari.....&lt;br /&gt;Atau tinggal di desa nelayan membuka taman bacaan untuk warga terdalam disana sehingga kita bisa belajar bersama-sama, setelah itu saya dan anak-anak kecil disana dapat bermain dan berlari riang menjelajahi tepi pantai.Saya berharap saya dapat menikmati dua tempat itu sampai saya tua, mulai memutih rambut saya, bahkan sampai saya menutup mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan besoknya saya membuka email saya, mengecek apakah ada yang masuk surat untuk saya. Ha..ha.. ternyata balasan lagi untuk email saya, dalam emailnya dia berbicara pada saya seperti ini, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ha ha ha ha....sayapun pernah punya impian seperti itu.dan bagi saya itu riil dan bisa diwujudkan.untuk mewujudkanya kita perlu uang.cuma kita perlu memandang uang dengan cara yang beda.saya juga pernah dalam keadaan spt Bet2 semuanya diukur untung rugi membuat saya merasa tidak beres.kita perlu cari uang, kita butuh uang, uang adalah bentuk energy yang solid. jangan sampai uang jatuh ketangan orang yang "tidak sadar" untuk keperluan merusak.kita bisa bekerjasama untuk cari dan mandapatkan uang,sekali lagi, uang adalah energy. kita harus mendapatkannya dengan cara&lt;br /&gt;spiritual..dan menyalurkannya untuk kepentingan orang banyak dan kepentingan ada didalamnya....are you with me?&lt;strong&gt; (pertanyaan inipun berlaku untuk setiap orang yang membaca blog saya)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;maafkan saya, “Guru” atas emailnya yang saya publikasikan dalam blog saya, tapi sungguh saya berharap semua orang yang kadang pernah merasakan “kejenuhan” seperti saya dapat tersadar dengan perkataan “Guru” saya ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-207319240459143594?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/207319240459143594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/siang-ini-baru-selesai-meeting-dikantor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/207319240459143594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/207319240459143594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/siang-ini-baru-selesai-meeting-dikantor.html' title='Belajar dari kejenuhan'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUhXmI24ZhI/AAAAAAAAAAk/UkIg-S6F-_k/s72-c/Danau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6556106089362621126</id><published>2008-12-16T17:39:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:23:54.311+07:00</updated><title type='text'>Pedagang Cucur</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s1600-h/Cucur-1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307061018925548994" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 200px; height: 139px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s320/Cucur-1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s1600-h/Cucur-1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s1600-h/Cucur-1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s1600-h/Cucur-1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota hujan...&lt;br /&gt;Mendung masih juga menyelimuti kota ini.lalu lalang kota ini dengan kebisingan dan hiruk pikuk segala aktivitas yang terjadi. tapi setidaknya lebih baik di sini..kota yang memberikan kesan mendalam dan teristiwa tersimpan dihati ini.bila suatu saat saat aku harus pergi dari kota ini, aku akan kembali kesini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memandangi kearah luar jendela,sejenak terdiam dan memandangi mereka,aku teringat pagi hari ini pkl. 5.30wib yang dingin dengan jalan setapak yang basah karena hujan semalam aku berjalan keluar rumah,berjalan keluar dari lorong kegelisahan dan harus menapakinya juga. Kulihat bapak tua yang berjualan kue cucur,sejenak aku pandangi dia kemudian kulihat keranjang dagangannya yang hanya berisi beberapa puluh kue cucur.aku menghampirinya dan ikut berjongkok bersama dia, berbincang sebentar tentang kue yang dijualnya dan kuambil beberapa kue cucur untuk aku bawa kerumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumnya padaku tersirat waktu aku pamit padanya.Thank God.. aku belajar darinya.matanya menyiratkan ketidakputusasaan untuk menapaki hidup,mata yang memberi aku pengilhaman dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa juga seharian ini aku terus memutar puisi Gie dan aku yang sore ini adalah seorang bet2yang sangat tenang dan tidak banyak bicara.saat mandi tadi aku pandangi wajahku."Wajah pucat yang terus harus berjuang menapaki hidup"batinku saat itu.Mendung semakin gelap dan air mataku tidak dapatmembendung kegelapan itu lagi...Redup itu akan kembali terang, sedang aku harus tetap berdiri namun sering kali terjatuh.Kabut akan kembali menebal menyamarkan pandangan akan hidup.Dan aku tetap harus melewati setiap tapak kaki dengan merayap.2 minggu ini aku ingin menginjakkan kaki digunung gede namun belum kesampaian.telaga hijau yangtenang,bukit badak putih(kalo gak salah namanya), dan air terjun itu saat aku berdiam dibawah riak airnya yang turun kewajah bumi,bermeditasi disana dan kekagumanku yang tak terbatas atas ciptaanNya.Mendung hari ini mendengarkan nyanyian petirnya sayup-sayup.Ups.. waktu sudah menunjukkan pkl.17.15 wib. aku kembali harus berjalan menemui mereka.(Sopir taxi,kenek damri, pedagang,pengamen jalanan, dan entah siapa lagi yang harus aku temui).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;Bahkan dari sebuah kue cucur, saya dapat belajar tentang sebuah perjuangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6556106089362621126?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6556106089362621126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/pedagang-cucur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6556106089362621126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6556106089362621126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/pedagang-cucur.html' title='Pedagang Cucur'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SaZ34PJhRcI/AAAAAAAAABc/4T6V0iH1caw/s72-c/Cucur-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-2513193484538691371</id><published>2008-12-16T17:33:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:25:49.776+07:00</updated><title type='text'>Puisi Orang Percaya</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Sering aku berkata kepadaMu : "Tuhan jadikankanlah aku pembawa damai ketika hadirku mendatangkan kesusahan bagi sesamaku, terutama kepada orang-orang yang kukasihi." Dan acapkali ketika aku bersimpuh di hadapMu aku berseru," Tiada awal, tiada akhir ya Tuhanku. Semuaku adalah untukMu, dariMu dan kulimpahkan kepada mahluk-mahluk yang kau hadirkan dihidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mereka yang kulihat hanya diriMu." Aku tak pernah mau lagi melihat ketakutan-ketakutan yang kerap hadir dalam hidupku. Syukurku hari ini karena hanya berkatMu. Aku tak pernah mengharapkan apa-apa dariMu , ya Tuhanku, karena aku tahu tanpa berharap apa-apa aku akan bisa mencintaiMu dengan ketulusan hatiku. Aku belajar dari matahari yang terbit hari ini.Dia tidak pernah memilih untuk siapa dan untuk apa dia bersinar. Jahat, baik, buruk, bagus. Cantik, miskin, kaya ,cacat ,buta , celik semua mendaatkan sinarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belajar dari embun yang turun pagi ini. Penjahat, penjabat, maling, dermawan mendapatkan keindahan dan kesejukan yang dia turunkan pagi ini. Aku belajar dari putraMu yang penuh cinta. Tanpa peduli siapa yang menemaninya dengan keberanian di saat-saat akhirNya. Hanya Maria, sang Bunda, Magdalena, pelacur yang bertobat dan Yohanes murid terkasih. Dia juga tak pernah peduli, dan juga sudah disangkanya ketika Petrus muridnya yang paling berani menyangkalnya. Pun ketika Iskariot menggadaikannya dengan ciuman kemunafikannya. Dia tetap penuh cinta kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berjumpa dengan PutraMu siang ini Bapa. Dia menghampiriku dan bertanya' Aku hadir untuk membawa engkau untuk dapat merasakanKu ditengah-tengah orang-orang miskin itu.Karena berbahagialah mereka yang miskin sebab merekalah yang empunya kerajaan Surga." Aku selalu melihat Dia, Bapa. Hadir di mata-mata orang teraniaya, miskin dan menderita. Dan bolehkah aku bertanya Bapa," Kenapa Dia jarang sekali aku temui di gereja-gereja? Bukankah disana seharusnya Dia berada?" Dan Kau berkata kepadaku ' Anakku yang mengambil bentuk dan mewujud sebagai Manusia tidak akan pernah kau jumpai dalam kemunafikanmu dan mereka. Jika kau menemukannya, mungkin hanya sedikit ajaranNYA yang tersisa. Dia tidak pernah bisa ada di tengah-tengah orang yang hanya bisa membebek dan berkata Aku Cinta Kau Tuhan tanpa pernah bisa merasakan Cinta yang Hadir di tengah-tengah mereka. Dia tak pernah singgah di hati orang-orang yang tidak pernah bisa merasakan dan mengetahui arti tentang Ketulusan Cinta. Jika mereka merasa Anakku hadir , biarlah itu menjadi pembenaran mereka terhadap anakKu tercinta. Hanya orang-orang berani terbuka dan jujur terhadap dirinya yang bisa merasakannya, anakKu. Seperti Aku bisa merasakan hadirnya mereka. Jika mereka terus mau belajar terbuka terhadap diri sendiri, seperti Magdalena, Zakheus, Paulus , Teresa , Dia akan ada tanpa pernah kau minta. Karena dia kekal adanya dan tak pernah mengharap apa-apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika aku masih mengharap Surga dariMu ya Bapa, apakah aku bisa disebut sebagai orang yang percaya dan penuh cinta?"&lt;br /&gt;"Cinta tidak mengenal lagi kata berharap. Dia hanya mengalir. Dalam Cinta tidak perlu lagi Aku ada. Tidak peduli apakah kamu berada di Surga atau neraka. Karena Cinta akan menuntunmu. Semua itu, sesuatu yang masih kau harap, adalah bagian ego dari dirimu. Cinta tak pernah mengenal itu. Sama seperti Anakku yang tak pernah hendak dipuja-puji, karena Dia Besar. Tanpa pujian dari mulut dan hatimu yang penuh ketakutan dan keraguan itu, Dia Akan Tetap Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan dan ketakutan-ketakutanku ini kuserahkan total kepadaMu, Ya Bapa. Tanpa perlu lagi aku berteriak " Eli,Eli lama Sabahtani" . Aku serahkan juga seluruh jiwa ini ke tanganMu ya Tuhanku. Termasuk semua keinginan-keinginan duniawiku.&lt;br /&gt;Dan pada saat itu aku lihat Engkau tersenyum. " Anakku, Saat ini kau sudah berada bersamaku. Didalam Firdaus. Dan tentang keinginan keinginan duniawimu, aku merancangnya dengan KesempurnaanKu dan menurut Waktuku. Dan semua itu Aku ukir dengan kasihKu. Dan Aku telah turunkan kehendak bebasku kepadanya sama seperti Aku yang telah menurunkan Jalanku atas kalian. Semua jalan yang telah kurestui . Hanya hati yang terbuka yang bisa menuntaskan jalan yang telah Kubuat. Biarkan mereka yang memilihmu dan merasakan arti Cinta itu sendiri dari hati orang-orang itu, seperti kau memperkenalkan rasa cintamu kepada orang lain. Itulah kesungguhan rencana yang Kurancang dengan kesempurnaanKu. Dan jika kau bertanya lagi, Anakku , tentang waktunya, usahlah kau terlalu gembira atau pun kecewa jika Ku berkata"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tiba waktunya. Menurut WaktuKu"&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-2513193484538691371?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/2513193484538691371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/puisi-orang-percaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/2513193484538691371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/2513193484538691371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/puisi-orang-percaya.html' title='Puisi Orang Percaya'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4743082877986526310</id><published>2008-12-16T17:24:00.000+07:00</published><updated>2008-12-16T17:33:02.869+07:00</updated><title type='text'>Cermin - Pantulan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUeDlg2QwwI/AAAAAAAAAAU/Y3c8_aKkyBU/s1600-h/Pantulan+Keindahan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280333768611119874" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUeDlg2QwwI/AAAAAAAAAAU/Y3c8_aKkyBU/s320/Pantulan+Keindahan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis kecil berdiri dihadapanmu,memanggilmu dan hanya bertegur sapa saja.&lt;br /&gt;Mengantarkan cermin diri di hadapanmu dan kaupun berkata dalam hati bahwa gadis kecil ini telah aku kenal sangat lama. Batinnya. Sungguh dramatisir atau hanya kebetulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri itu datang dan pergi tanpa di ketahui, melintas sekejap kemudian menghilang dalam keheningan.hari ini menangis dan esokpun kau melihatnya kembali tertawa.saat ini ia berjalan kedepan tapi esoknya ia akan mundur dalam kerapuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri mengingatkanmu pada dirimu, pantulan yang kadang membuatmu berpikir kenapa ada seseorang yag hampir sama persis denganmu.kesadaran itulah yang membuatnya merasakan sebuah rasa yang tumbuh dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri itu kadang naïf katanya. Kadang membuka diri dan bahkan menutup diri tanpa celah menganga.sering kali membuatnya lelah. Seperti itulah cermin diri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia harus pergi maka diapun akan pergi. Sendiri di tanah asing, namun membawa&lt;br /&gt;Cerita bahagia mengikutinya. Diapun bermimpi…. Mimpi panjang dalam tidurnya yang lelah dan larut dalam gelapnya malam dgn selubung di kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali cermin diri itu sulit untuk di lihat dan sangat sulit untuk mengenal dirinya.bahka dia harus tertawa dalam tangisnya, mencoba bangkit dalm kerapuhannya, tapi lagi-lagi dia tertatih tatih karena tidak berdaya untuk berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin diri… kau begitu beruntung dan sedikit malang , kau masih bisa tertawa dalam sedihmu, tapi malangnya kau tetap bisa tertawa tanpa menikmati air matamu.kau memberontak dalam ketidak berdayaan mu namun beruntungnya kau mempunyai hati yang mudah tersentuh &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4743082877986526310?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4743082877986526310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/cermin-pantulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4743082877986526310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4743082877986526310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/cermin-pantulan.html' title='Cermin - Pantulan'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUeDlg2QwwI/AAAAAAAAAAU/Y3c8_aKkyBU/s72-c/Pantulan+Keindahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-4178201205627346856</id><published>2008-12-15T07:35:00.000+07:00</published><updated>2009-09-27T02:31:18.130+07:00</updated><title type='text'>Kesadaran</title><content type='html'>Seseorang yang sangat mempengaruhi hidup saya dengan cara pandangnya adalah Soe Hok Gie.”dia” dapat masuk dalam hidup saya ketika ada seseorang yang memperkenalkan sosok itu kepada saya.&lt;br /&gt;Kerasnya dia, cara dia mempertahankan argumen kebenarannya...&lt;br /&gt;dia yang dikucilkan hanya karena ia pantang menyerah dari pada kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari CHSD“ lebih baik diasingkan dari pada menyerah pada kemunafikan” Stop semua kenunafikan, stop semua pembunuhan atas nama apapun, tidak ada rasa benci terhadap apapun, terhadap agama apapun, bangsa apapun, lupakan semua perang dan kebencian dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik (dikutip, john maxwell).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dasar dari Gie... kokoh dari ancaman apapun, sekokoh batu karang, sendiri.... dan merasa terasing...dalam keterasingannya, hanya alam yang menjadi temannya untuk berdiskusi...&lt;br /&gt;Coba lihatnya beberapa puisi yang gie buat pada saat berada di mandalawangi, dan puisi ini salah satunya dan terkenal di kalangan pendaki gunung hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari CHSD)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mandalawangi – Pangrango&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang-jurangmu&lt;br /&gt;aku datang kembali&lt;br /&gt;kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu&lt;br /&gt;Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna&lt;br /&gt;aku bicara padamu tentang cinta dan keindahaan&lt;br /&gt;dan aku terima kau dalam keberadaanmu&lt;br /&gt;seperti kau terima aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi&lt;br /&gt;sungaimu adalah nyanyian keabadiaan tentang tiada&lt;br /&gt;hutanmu adalah misteri segala&lt;br /&gt;cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta&lt;br /&gt;Malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti mandalawangi&lt;br /&gt;kau datang kembali&lt;br /&gt;dan bicara padaku tentang kehampaan semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“hidup adalah keberanian, menghadapi yang tanda tanya&lt;br /&gt;tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar&lt;br /&gt;terimalah dan hadapilah”&lt;br /&gt;dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara&lt;br /&gt;aku terima ini semua&lt;br /&gt;melampaui batas-batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu&lt;br /&gt;Aku cinta padamu Pangrango&lt;br /&gt;karena aku cinta pada keberanian hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jakarta,19-7-1966)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurutku, naik gunung adalah belajar untuk tidak egois, belajar kepada alam dan belajar untuk tersadar (cetak tebal dari saya), tahun 2005 pun aku sempat mendaki gunung pangrango bersama teman-teman pejantan tangguh saya, sementara hanya saya yang lumayan cantik diantara mereka . “i will be back pangrango....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Gie menjelang ulang tahunnya yang ke-27, pernah menulis dalam buku hariannya “ saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian, saya ingin ngobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru....” akhirnya..... ia pergi juga diselimuti kabut Gunung semeru, dalam pelukan sahabatnya... dingin.... hampa.... kemudian menjadi sepi...... senyap..... semua berduka atas kepergiannya... hanya terdengar semburan angin dingin yang menyambutnya.&lt;br /&gt;satu lagi yang selalu disukai gie adalah Lagu Donna Donna (John Beaz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On a waggon bound for market&lt;br /&gt;there's a calf with a mournful eye&lt;br /&gt;high above him, there's a swallow&lt;br /&gt;wingging swiftly through the sky&lt;br /&gt;How are winds are laughing&lt;br /&gt;they laught with all their might&lt;br /&gt;laught and laught the whole day through&lt;br /&gt;and half the summers night&lt;br /&gt;Donna, donna, donna, donna;&lt;br /&gt;Donna, donna, donna, don&lt;br /&gt;Donna, donna, donna, donna ;&lt;br /&gt;Donna, donna, donna, don&lt;br /&gt;Stop complining! said the falmer&lt;br /&gt;who told you a calf to be?&lt;br /&gt;Why don't you have wings to fly with,&lt;br /&gt;like the swallow so proud and free?&lt;br /&gt;Calves are easily bound and slaughtered,&lt;br /&gt;never knowing the reason why&lt;br /&gt;but whoever treasures freedom&lt;br /&gt;like the swallow has learned to fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dari buku yang saya referensikan adalah “Tuesday with morrie,(mitch albom)”, kamu belajar mencintai kekurangan kamu, kamu belajar bagaimana menikmati hidup dalam ketidakberdayaanmu, dan pada ahirnya kamu telah lulus menganai 1 pelajaran tentang hidup yaitu menerima......&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;”life is a journey”&lt;/span&gt; (cetak tebal dari saya)&lt;br /&gt;Morrie told mitch in collage of life's tension of opposite” . Opposing forces in life constantly pull us back and forth.But, inevitably, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;love always wins&lt;/span&gt;.(cetak tebal dari saya), dikutip dari buku TWM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lesson 1 : to be more expressive, especially emotionally, and continues your effort with lesson on love.&lt;br /&gt;Lesson 2 : we must somethimes ignore aur contemplative side and simply develop a blind trust.&lt;br /&gt;Lesson 3 : Explains that societydoes not make us focus on such things until we are about to die.&lt;br /&gt;Lesson 4 : The loving relationships we have, the universe around us, we take these things for granted.&lt;br /&gt;Lesson 5 : On the long list of important things in life, family is close to the top, family provides you with a connection deeper and longer lasting than any friendship.&lt;br /&gt;Lesson 6 : believe allowing ourselves to become fully immersed in our emotions make us better and able to detach ourselves from the experience.&lt;br /&gt;Lesson 7 : the way to truly satisfy ourselves is to give out what we have, time,love, and companionship as well.&lt;br /&gt;Lesson 8 : one must simply respecthis or her spouse, learn to compromise, mintain an open relationship, commit to a common set of values, and respect the importance of the idea of marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu diantaranya pelajaran yang saya dapat dari buku ini, semoga kamu pun pada saat yang sama membaca buku itu mendapatkan hal yang sama....&lt;br /&gt;dan biasanya pada saat yang sama, saat waktu saya agak senggang, saya menyempatkan diri membaca buku apapun..... tentunya lebih nyaman sambil mendengarkan lagu.&lt;br /&gt;Ini dia lagu yang saya suka, dan inipula yang saya jadikan RBT di Hp saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Everybody Hurts (the corrs)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When your day is long and the night ,the night is yours alone&lt;br /&gt;whene you're sure you've had enoughh of this life ,well hang on&lt;br /&gt;Don't let yourself go cause everybody cries&lt;br /&gt;and everybody hurts sometimes&lt;br /&gt;Sometimes everything is wrong ,now it's time to sing along&lt;br /&gt;(when your day is night alone)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hold on, hold on (if you feel like letting go)&lt;br /&gt;Hold on...if you're sure you've had to much of this life&lt;br /&gt;Hang on&lt;br /&gt;Cause everybody hurts, sometimes, take comfort in your friends&lt;br /&gt;and everybody hurts.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't blow your head, oh...no....&lt;br /&gt;don't blow your head, if u feel like you're alone....&lt;br /&gt;no no no, you're not alone.&lt;br /&gt;If you're on your own, in this life&lt;br /&gt;and the days and nights are along&lt;br /&gt;If you're sure you've had to much of this life, to hang on&lt;br /&gt;well, everybody hurts&lt;br /&gt;sometimes, everybody cries&lt;br /&gt;sometimes, everybody hurts&lt;br /&gt;sometimes...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-4178201205627346856?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/4178201205627346856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/kesadaran_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4178201205627346856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/4178201205627346856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/kesadaran_14.html' title='Kesadaran'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-6547253400994890506</id><published>2008-12-14T18:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-14T18:05:06.558+07:00</updated><title type='text'>Inikah arti hidup yang kau cari?</title><content type='html'>Hari ini entah kemana, datang dan pergi tidak kuketahui.&lt;br /&gt;Dengan kesadaran dan titik balik tersebut aku mencari arti hari ini.&lt;br /&gt;Manusia berlalu lalang sigap dalam kesibukan, berlari dalam keterbatasan untuk mencari arti hari ini.&lt;br /&gt;Sungguh menjemukan…&lt;br /&gt;Arti hidup ini bukan yang aku cari.&lt;br /&gt;Seseorang pernah berkata kepadaku bahwa semua ini memberikan kita pelajaran, setidaknya sedikit kesadaran buat kita bahwa semua ini mau ataupun tidak mau harus kita jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhm.. aku menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;Hari ini dalam waktuku, tepatnya siang hari aku memejamkan mata sejenak, membaca buku harian Gie. Seminimnya memberi aku sedikit pemahaman dari pemahaman hidup yang ada.&lt;br /&gt;Bahwa kita harus terus berjuang untuk suatu keadilan, berani mengungkapkan kebenaran yang terselimuti oleh kemunafikan dan kebodohan “pencari muka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusiaku berkata “ kamu harus berkata tidak untuk sesuatu yang tidak dan kamu harus berkata ya untuk sesuatu yang ya” namun ternyata tidak sesederhana dalam pemikiranku dibutuhkan pengikisan ego terlebih dahulu, jujur pada diri sendiri, dan kerendah hatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku manusia keras yang mau di bentuk selembut mungkin, dibentuk menjadi batu pualam yang sederhana. Beberapa temanku pernah berkata bahwa aku adalah sebuah batang ilalang yag bisa tumbuh di mana saja, tidak cengeng (sesungguhnya aku gampang terharu), sok kuat ( sesungguhnya aku rapuh dalam kesedihan), sok tegar ( sesungguhnya aku lemah dalam kekuatanku sendiri) dan masih banyak hal lain. Apakah aku mengenal diriku dengan baik? Jawabanku tidak. Aku mengenal diri aku dalam keegoisanku, mengenal diri aku dalam kekuatanku, mengenal diri aku dalam ketegaranku, mengenal diri aku dalam perjuangan hidup yang baru aku lakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-6547253400994890506?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/6547253400994890506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/inikah-arti-hidup-yang-kau-cari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6547253400994890506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/6547253400994890506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/inikah-arti-hidup-yang-kau-cari.html' title='Inikah arti hidup yang kau cari?'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1462974620682752984.post-8549280052712100718</id><published>2008-12-14T17:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-14T17:59:10.903+07:00</updated><title type='text'>Give Thank</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUTlKK4cvbI/AAAAAAAAAAM/QQ4py5z9Zyo/s1600-h/Give+Thx.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279596626067635634" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 202px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUTlKK4cvbI/AAAAAAAAAAM/QQ4py5z9Zyo/s320/Give+Thx.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku berterima kasih pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat kelahiran ku di dunia ini...&lt;br /&gt;Terima kasih karena telah di hembuskan nafas hidup ke dalam hidungku...&lt;br /&gt;Terima kasih karena aku hadir dalm keluarga ini...&lt;br /&gt;Terima kasih karena aku terus bertumbuh dan berkembang dalam lingkungan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk rencana terbaikMu dalam hidupku...&lt;br /&gt;Terima kasih aku telah melewatkan pendidikan dari Mu yang kau telah sampaikan pada guruku...&lt;br /&gt;Terima kasih dan aku mengucap syukur buat kecelakaan yang terjadi dalam hidup ku karena dari situ aku lebih belajar mengucap syukur...&lt;br /&gt;Terima kasih bahwa hari ini aku memulai pelajaran baru dalam hidup dan aku semakin bertambah dewasa dengan itu...&lt;br /&gt;Terima kasih aku mendapat dan mengerti segala permasalahan hidup walau sebelumnya aku tidak akan mengerti apa yang akan terjadi nanti ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih aku kini telah beranjak dewasa ...&lt;br /&gt;Terima kasih Kau telah mengenalkan padaku arti Jatuh cinta...&lt;br /&gt;Terima kasih buat semua cinta yang aku rasakan dan cinta yang mereka rasakan padaku...&lt;br /&gt;Terima kasih bahwa buat sebuah rasa kehilangan yang aku rasakan untuk orang yang aku cintai, karena dengan begitu aku mengerti arti sebuah kebersamaan...&lt;br /&gt;Terima kasih aku masih bisa menangis karena dengan begitu aku tahu apa arti dari tertawa...&lt;br /&gt;Terima kasih aku masih bisa berteriak karena dengan begitu aku masih bisa merasakan arti diam...&lt;br /&gt;Terima kasih buat hari ini karena dengan adanya hari ini maka akan ada hari esok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih karena dengan adanya hari esok, aku bisa merasakan menjadi tua dan melihat rambutku memutih...&lt;br /&gt;Terima kasih untuk matahari terbit yang masih aku bisa lihat dalam kerabunanku...&lt;br /&gt;Terima kasih untuk senja yang masih bisa aku lihat dan rasakan di sore hari dalam keheningan dan ucapan syukur...&lt;br /&gt;Terima kasih aku bisa melihat keluarga dan orang-orang di sekelilingku tetap tersenyum dan bergembira menemani masa tuaku...&lt;br /&gt;Terima kasih untuk semua waktu yang aku telah lewatkan dalam hidup ini...&lt;br /&gt;Dan akhirnya terima kasih karena Kau telah menutup usiaku sampai di sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih karena aku telah menyelesaikan masalah hidup itu bersamaMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God Bless me and u .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;(20-07-05)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1462974620682752984-8549280052712100718?l=refleksi-bet2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/feeds/8549280052712100718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/give-thank.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8549280052712100718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1462974620682752984/posts/default/8549280052712100718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://refleksi-bet2.blogspot.com/2008/12/give-thank.html' title='Give Thank'/><author><name>Beth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10938312240642819168</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/Ssr49elAisI/AAAAAAAAACc/2DFpYqf92YE/S220/DSC00348.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vpajagW4UCE/SUTlKK4cvbI/AAAAAAAAAAM/QQ4py5z9Zyo/s72-c/Give+Thx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
